Menu ✖

Dark Mode
Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan” Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

News

Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan”

badge-check


					pict by AI Perbesar

pict by AI

Kepolisian Metropolitan Tokyo mengungkap keterlibatan dua warga negara Chile dalam kasus pembobolan rumah di Tokyo. Keduanya sebelumnya telah ditangkap dan didakwa atas kasus pencurian empat jam tangan mewah senilai sekitar 200 juta yen di pusat perbelanjaan Nakano Broadway.

Kedua tersangka adalah Pinya Guzman Jeremy Paolo (24) dan Mansano Quesada Boris Alexis (33). Polisi kini menjerat mereka dengan dugaan pencurian dan pembobolan rumah setelah penyelidikan menemukan keterlibatan mereka dalam kasus lain yang terjadi sebelum aksi di Nakano Broadway.

Menurut polisi, kedua pria tersebut mengakui perbuatannya. Guzman mengaku bertugas mengawasi keadaan di luar rumah dan turut mengambil uang asing dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Quesada mengatakan bahwa ia melakukan aksi tersebut untuk membantu kebutuhan hidupnya di Chile. Ia juga mengaku memilih kawasan perumahan mewah sebagai target karena mendengar bahwa hukuman di Jepang relatif ringan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada 22 Agustus sekitar pukul 11.35 pagi, kedua tersangka diduga membobol sebuah rumah di Distrik Ota, Tokyo.

Mereka diduga mencuri tiga jam tangan mewah, sebuah gelang, dan sejumlah barang berharga lainnya dengan total nilai sekitar 7,9 juta yen. Selain itu, sekitar 200 euro uang tunai juga dilaporkan hilang.

Polisi mengatakan kedua tersangka masuk ke Jepang pada 21 Agustus melalui Australia dan menginap di sebuah penginapan sewa (minpaku) di kawasan Asakusa, Tokyo.

Keesokan harinya, saat menuju sebuah gereja, mereka melihat rumah korban dan menjadikannya target. Setelah memastikan penghuni rumah pergi menggunakan mobil, mereka memecahkan jendela dengan batu dan masuk ke dalam rumah.

Korban baru menyadari pencurian tersebut setelah kembali ke rumah dan kemudian melapor ke polisi melalui perusahaan keamanan.

Tiga hari kemudian, pada 25 Agustus, kedua tersangka diduga kembali beraksi dengan mencuri jam tangan mewah dari sebuah toko di Nakano Broadway.

Mereka ditangkap di Osaka pada 27 Agustus terkait kasus pencurian di Nakano Broadway. Dalam penyelidikan lanjutan, polisi menemukan bukti yang menghubungkan keduanya dengan kasus pembobolan rumah di Distrik Ota, sehingga mereka juga dijerat dalam kasus tersebut.

Polisi berhasil menyita kembali tiga jam tangan yang dicuri dari rumah korban. Satu jam tangan ditemukan di dalam tas Guzman, sementara dua lainnya ditemukan dalam penguasaan Quesada.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika

5 October 2026 - 18:10 WIB

Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang

5 October 2026 - 11:10 WIB

Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang

5 October 2026 - 10:10 WIB

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News