Menu

Dark Mode
6 Pendaki Tewas di Gunung Fuji Selama Musim Pendakian 2026 Shibuya Tokyo Ingatkan Turis untuk Tidak Buang Sampah Sembarangan di Kotak Daur Ulang Anime Pendek Rilakkuma Umumkan Season 3 Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

News

Upah Pekerja Paruh Waktu di Jepang Naik Rekor 6,53% di Tengah Tren Kenaikan Gaji

badge-check


					Upah Pekerja Paruh Waktu di Jepang Naik Rekor 6,53% di Tengah Tren Kenaikan Gaji Perbesar

Didorong oleh tren kenaikan upah nasional, gaji rata-rata pekerja paruh waktu di Jepang melonjak 6,53% dalam negosiasi upah musim semi “shunto” tahun ini, mencetak rekor tertinggi sejak serikat pekerja UA Zensen berdiri pada 2012.

Menurut pengumuman UA Zensen pada 13 Maret, kenaikan ini sedikit lebih tinggi dari tahun lalu (+0,08 poin persentase) dan mencakup kenaikan gaji pokok serta kenaikan gaji berkala berdasarkan usia dan masa kerja.

Sebaliknya, kenaikan rata-rata upah pekerja tetap lebih rendah, yakni 5,37%, turun 0,54 poin persentase dari tahun lalu, menunjukkan perlambatan sedikit dalam peningkatan upah. Dari jumlah ini, kenaikan gaji pokok mencapai 3,75% berdasarkan data dari 107 serikat pekerja.

Dari 139 serikat pekerja untuk karyawan tetap:

  • 46 serikat mendapatkan kenaikan penuh sesuai permintaan,
  • 14 serikat bahkan menerima kenaikan lebih besar dari tuntutan awal.

Sementara itu, laporan awal ini mencakup data dari 95 serikat pekerja yang mewakili sekitar 500.000 pekerja paruh waktu dan 139 serikat pekerja dengan 260.000 pekerja tetap.

Upah Pekerja Paruh Waktu Naik Lebih Cepat dari Karyawan Tetap

UA Zensen, yang sekitar 60% anggotanya adalah pekerja paruh waktu, terus memperjuangkan kesetaraan upah di berbagai jenis pekerjaan. Dalam laporan awalnya, UA Zensen mencatat bahwa persentase kenaikan gaji pekerja paruh waktu telah melampaui pekerja tetap selama sembilan tahun berturut-turut.

Presiden UA Zensen, Tomoko Nagashima, menyebutkan bahwa lonjakan gaji pekerja paruh waktu didorong oleh krisis tenaga kerja.

“Respons cepat dan signifikan dalam memberikan kenaikan penuh telah menciptakan momentum untuk kenaikan upah dan kesetaraan gaji yang lebih besar, menandai kemajuan dalam mengatasi kesenjangan upah,” ujar Nagashima.

Kenaikan upah tinggi untuk pekerja paruh waktu juga terlihat di wilayah regional yang mengalami kelangkaan tenaga kerja lebih parah.

Supermarket Memimpin Lonjakan Kenaikan Upah

Beberapa perusahaan ritel besar telah memberikan kenaikan signifikan bagi pekerjanya:

  • Aeon Retail Co.: +7,07%
  • Daiei Inc. (beroperasi di Tokyo, Kansai, dan sekitarnya): +7,08%
  • Yaoko Co. (berbasis di wilayah Kanto): +9,51%

Kenaikan ini menunjukkan bahwa sektor ritel, terutama supermarket, semakin bersaing untuk menarik dan mempertahankan pekerja di tengah kekurangan tenaga kerja.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

6 Pendaki Tewas di Gunung Fuji Selama Musim Pendakian 2026

14 September 2026 - 14:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Trending on News