Menu ✖

Dark Mode
Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

News

WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen

badge-check


					WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen Perbesar

Seorang pria berkewarganegaraan China ditangkap polisi Jepang karena diduga menjalankan layanan taksi ilegal dengan memanfaatkan perusahaan jasa sopir berlisensi.

Pria bernama Wang Xiaoyu (41) diduga menyewakan kendaraan milik perusahaan Phoenix Kokusai kepada orang-orang yang bukan karyawannya. Kendaraan tersebut kemudian digunakan untuk mengangkut wisatawan, terutama turis asal China, tanpa izin sebagai layanan taksi.

Mobil yang digunakan memang memakai pelat hijau, yaitu pelat khusus kendaraan angkutan komersial di Jepang. Namun menurut polisi, status tersebut dimanfaatkan untuk menyamarkan aktivitas taksi ilegal karena dari luar sulit dibedakan dengan kendaraan yang beroperasi secara sah.

Polisi menduga praktik ini berlangsung antara Februari hingga April 2026. Wang sendiri hanya mengakui sebagian tuduhan.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan Wang diduga menerima sekitar 38 juta yen (sekitar Rp4 miliar) dari 18 pengemudi sebagai biaya penggunaan nama perusahaannya selama periode November 2024 hingga Mei 2026.

Kasus ini terungkap setelah banyak sopir taksi resmi melaporkan adanya kendaraan berpelat hijau yang diduga mencari penumpang secara ilegal di Bandara Haneda, Tokyo.

Selain Wang, polisi juga telah menangkap tiga pengemudi, yang semuanya merupakan warga negara China, atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Transportasi Jalan Jepang.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, jumlah kendaraan urban hire terus meningkat seiring melonjaknya wisatawan asing. Jumlahnya naik dari 3.868 unit pada 2013 menjadi 8.850 unit pada 2024.

Sc : Mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

8 October 2026 - 07:14 WIB

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Trending on News