Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen

badge-check


					WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen Perbesar

Seorang pria berkewarganegaraan China ditangkap polisi Jepang karena diduga menjalankan layanan taksi ilegal dengan memanfaatkan perusahaan jasa sopir berlisensi.

Pria bernama Wang Xiaoyu (41) diduga menyewakan kendaraan milik perusahaan Phoenix Kokusai kepada orang-orang yang bukan karyawannya. Kendaraan tersebut kemudian digunakan untuk mengangkut wisatawan, terutama turis asal China, tanpa izin sebagai layanan taksi.

Mobil yang digunakan memang memakai pelat hijau, yaitu pelat khusus kendaraan angkutan komersial di Jepang. Namun menurut polisi, status tersebut dimanfaatkan untuk menyamarkan aktivitas taksi ilegal karena dari luar sulit dibedakan dengan kendaraan yang beroperasi secara sah.

Polisi menduga praktik ini berlangsung antara Februari hingga April 2026. Wang sendiri hanya mengakui sebagian tuduhan.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan Wang diduga menerima sekitar 38 juta yen (sekitar Rp4 miliar) dari 18 pengemudi sebagai biaya penggunaan nama perusahaannya selama periode November 2024 hingga Mei 2026.

Kasus ini terungkap setelah banyak sopir taksi resmi melaporkan adanya kendaraan berpelat hijau yang diduga mencari penumpang secara ilegal di Bandara Haneda, Tokyo.

Selain Wang, polisi juga telah menangkap tiga pengemudi, yang semuanya merupakan warga negara China, atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Transportasi Jalan Jepang.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, jumlah kendaraan urban hire terus meningkat seiring melonjaknya wisatawan asing. Jumlahnya naik dari 3.868 unit pada 2013 menjadi 8.850 unit pada 2024.

Sc : Mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News