Menu

Dark Mode
Shinjuku Tokyo Berencana Larang Airbnb di Kawasan Permukiman dan Dekat Sekolah Jepang Akan Gunakan ODA untuk Tingkatkan Pelabuhan Perikanan Indonesia Film Reboot Live-Action Resident Evil Rilis September, Tayang di Jepang Oktober JR East Hentikan Sejumlah Layanan Kereta akibat Hujan Lebat di Jepang Timur ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang House Foods Group Pertimbangkan Jual CoCo Ichibanya, Saham Melonjak 16%

TRAVEL

Cara Naik Bus di Jepang Tanpa Bingung Bayar

badge-check


					Cara Naik Bus di Jepang Tanpa Bingung Bayar Perbesar

Naik bus di Jepang terdengar menakutkan bagi pemula, apalagi kalau harus membaca rute dan tarif dalam bahasa Jepang. Tapi jangan khawatir! Dengan sedikit persiapan, naik bus bisa mudah dan nyaman. Berikut panduan lengkapnya.

1. Gunakan IC Card supaya Praktis

Di kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto, hampir semua bus menerima IC Card seperti Suica, Pasmo, atau Icoca. Cara pakainya mudah:

  • Tap kartu saat naik bus di pintu depan (atau pintu belakang di beberapa kota).

  • Tap lagi saat turun bus. Sistem otomatis akan menghitung tarif sesuai jarak tempuh.

Kalau pakai IC Card, kamu tidak perlu mengambil tiket kertas atau menghitung tarif sendiri. Ini membuat perjalanan jauh lebih cepat dan nyaman.

2. Bayar Tunai Kalau IC Card Tidak Ada

Kalau belum punya IC Card, tenang, masih bisa bayar tunai. Di beberapa kota:

  • Bus kota modern: bayar di pintu belakang atau depan saat turun.

  • Bus antar kota/kabupaten: biasanya ada mesin tiket antrian. Ambil tiket saat naik, lihat nomor pada mesin, dan bayar sesuai tarif yang ditampilkan saat turun.

Tips: siapkan uang pas karena sopir jarang memberikan kembalian besar.

3. Perhatikan Papan Informasi dan Rute

Bus Jepang biasanya memiliki papan digital atau poster rute di dekat pintu. Beberapa tips membaca rute:

  • Nama halte biasanya dalam kanji dan romaji, jadi mudah dibaca.

  • Perhatikan arah bus (往き “iki” untuk pergi, 帰り “kaeri” untuk balik).

  • Jika ragu, jangan sungkan bertanya ke sopir atau penumpang lain dengan bahasa sederhana, misalnya:
    “[Halte] wa doko desu ka?” → “Halte [nama] di mana, ya?”

4. Etika di Bus

  • Duduk di kursi prioritas hanya jika benar-benar perlu.

  • Jangan makan atau minum di bus.

  • Jaga suara agar tidak mengganggu penumpang lain.

  • Kalau sudah selesai makan atau membawa barang, pastikan mengembalikan piring atau sampah kalau naik bus yang menyediakan layanan makan (biasanya di bus wisata).

5. Kota Kecil vs Kota Besar

  • Di kota besar, IC Card memudahkan segalanya, dan tiket antrian jarang dibutuhkan.

  • Di kota kecil, beberapa bus masih menggunakan tiket kertas, jadi siap-siap ambil tiket dan cek tarif saat turun.

Naik bus di Jepang tidak serumit yang dibayangkan. Dengan IC Card, panduan rute, dan etika yang tepat, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa stres. Untuk pemula, selalu perhatikan papan informasi dan persiapkan uang tunai kecil sebagai cadangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokyo Disney Resort Resmi Naikkan Harga Tiket Mulai Oktober

14 July 2026 - 18:18 WIB

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Jepang Luncurkan Kereta Khusus Turis Asing Bisa Nikmati View Gunung Fuji Sepanjang Perjalanan

19 March 2026 - 13:19 WIB

Kesalahan Umum Saat Ganti Jalur Kereta di Jepang

12 March 2026 - 17:30 WIB

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on TRAVEL