Menu

Dark Mode
WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara WNI Cedera Saat Turun dari Gunung Fuji, Diselamatkan Tim SAR Jepang

Entertainment

Kontroversi Parodi X Japan di Anime DAN DA DAN Berakhir, YOSHIKI dan Tim Produksi Minta Maaf

badge-check


					Kontroversi Parodi X Japan di Anime DAN DA DAN Berakhir, YOSHIKI dan Tim Produksi Minta Maaf Perbesar

Perdebatan publik selama dua minggu terkait parodi X Japan dalam episode 18 anime DAN DA DAN kini telah usai. Berikut kronologinya:

Musisi Jepang dan anggota X Japan, YOSHIKI, awalnya menyoroti kekhawatiran terkait penggunaan karakter dan gaya musik X Japan oleh DAN DA DAN setelah episode 18 ditayangkan. Pada 8 Agustus, YOSHIKI membagikan cuplikan dari episode tersebut dan menulis, “Apa ini… Bukankah terdengar seperti X JAPAN?”. Cuplikan itu menampilkan penampilan lagu “Hunting Souls” oleh band fiksi HAYASii dalam anime.

YOSHIKI kemudian menambahkan, “Saya tidak tahu apa-apa tentang ini, apakah ini diperbolehkan? Para penggemar saya, tolong jelaskan.” Ia juga menulis, “Saya berharap tim produksi setidaknya memberi tahu sebelumnya. Saya menerima pesan mendesak dari @XJapanOfficial / @YOSHIKI_Staff.”

Kebingungan YOSHIKI berlanjut sepanjang hari itu. Ia menyebutkan awalnya merasa terhibur dengan parodi tersebut, tetapi kemudian dihubungi pengacara terkait kemungkinan pelanggaran hak cipta. Ia juga mengingatkan bahwa ia biasanya harus meminta izin dari Sony Music Publishing untuk menampilkan lagu X Japan seperti “Kurenai”, dan menyinggung bahwa nama band HAYASii kemungkinan terinspirasi dari nama asli legalnya, Yoshiki Hayashi.

YOSHIKI kemudian mulai menenangkan situasi dengan menulis, “Karena hal ini menyangkut lagu-lagu yang dikelola oleh Sony Music Publishing, diskusi antara pihak terkait diperkirakan akan segera berlangsung. Sebagai penggemar anime, saya menikmati karya seperti ini, jadi saya berharap situasinya berjalan positif.”

Ia juga menyoroti detail lucu, seperti drummer HAYASii yang memakai penyangga leher, serupa dengan yang sering ia kenakan, meski YOSHIKI menjelaskan bahwa itu untuk alasan medis, bukan gaya.

Pada 16 Agustus, YOSHIKI merilis pernyataan baru, meminta maaf atas asumsi cepatnya bahwa DAN DA DAN memparodikan X Japan tanpa izin. Ia menulis, “Saya terkejut menerima pesan terkait hal ini secara tiba-tiba, jadi saya hanya men-tweet. Maaf telah menimbulkan keributan. Saya minta maaf.”

Pada 22 Agustus, tim produksi DAN DA DAN menanggapi kekhawatiran YOSHIKI dengan permintaan maaf resmi. Mereka menyatakan, “Lagu ini dibuat dengan harapan mengekspresikan semangat yang sama seperti YOSHIKI dan X JAPAN, yang sangat kami hormati.”

Tim produksi juga menyebut telah berbicara langsung dengan YOSHIKI dan berharap situasi ini menjadi peluang untuk mengembangkan inisiatif kreatif bersama di masa depan.

Pernyataan lengkap tim produksi:

Kami sangat menyesal telah menimbulkan kekhawatiran terkait lagu “Hunting Souls” dari anime DAN DA DAN.
Lagu ini dibuat dengan harapan mengekspresikan semangat yang sama seperti YOSHIKI dan X JAPAN, yang sangat dihormati oleh seluruh tim produksi, serta agar selaras dengan cerita dan adegan anime.
Namun, kami tidak berpikir untuk memberi penjelasan terlebih dahulu kepada YOSHIKI dan X JAPAN, yang tidak disengaja dan menimbulkan kekhawatiran. Kami dengan tulus meminta maaf.
Kami telah berbicara dengan YOSHIKI mengenai hal ini, dan berharap menggunakan kesempatan ini untuk mempertimbangkan inisiatif kreatif bersama di masa depan.
Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf terdalam kepada YOSHIKI, X JAPAN, seluruh penggemarnya, penggemar DAN DA DAN, dan semua pihak yang terlibat, serta berharap dukungan Anda terus berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto

11 August 2026 - 12:10 WIB

Gitaris Pendukung BanG Dream! dan KanColle, Mei Nekozuki, Meninggal Dunia

28 July 2026 - 15:10 WIB

Live-Action GTO Kembali! Onizuka Hadapi Sekolah Era Media Sosial, Kini Tayang di Netflix

23 July 2026 - 11:10 WIB

Kaiji Kembali! Film Live-Action Baru Resmi Tayang Januari 2027

22 July 2026 - 18:30 WIB

Film Godzilla Baru Resmi Berjudul Godzilla Minus Zero, Tayang Global dengan Format IMAX

14 July 2026 - 16:10 WIB

Trending on Entertainment