Menu

Dark Mode
Bukan Sebagai Penguasa, Apa Fungsi Kaisar Jepang Sekarang Kalau Bukan Ngatur Negara? Mayat Perempuan Ditemukan Tersembunyi di Dalam Dinding Bar di Hokkaido, Operasional Tetap Berjalan Manga Baru Bertema Tukar Tubuh “Kae Dama” Akan Diluncurkan Januari Ini Girl Group Philosophy no Dance Akan Mengakhiri Aktivitas dengan Konser Terakhir pada Juni Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia Manga Firefly Wedding Tamat, Akan Hadir Cerita Spinoff Mulai Februari

Bahasa Jepang

Cara Membaca Label Makanan Jepang untuk Vegetarian

badge-check


					Cara Membaca Label Makanan Jepang untuk Vegetarian Perbesar

Liburan ke Jepang memang menyenangkan, tapi bagi vegetarian, membaca label makanan bisa jadi tantangan tersendiri. Banyak makanan Jepang mengandung bahan hewani seperti dashi (kaldu ikan) atau gelatin yang sering tersembunyi dalam kemasan. Berikut panduan praktis supaya kamu tetap bisa belanja aman dan nyaman.

1. Kenali Kata Kunci “Hewani” yang Harus Dihindari

Beberapa istilah umum yang menandakan ada bahan hewani:

  • 肉 (niku) → daging

  • 魚 (sakana / gyo) → ikan

  • 鶏 (tori) → ayam

  • 豚 (buta) → babi

  • 牛 (gyuu) → sapi

  • だし (dashi) → kaldu ikan (sering muncul di sup, saus, atau ramen)

  • ゼラチン (zerachin) → gelatin

Kalau melihat kata-kata ini di label, sebaiknya dilewati.

2. Cari Simbol Vegetarian atau Plant-Based

Beberapa produk modern Jepang sudah mulai mencantumkan logo “Vegetarian” atau “Plant-Based”, biasanya berupa daun hijau atau tulisan 英語 “Vegetarian”. Produk ini lebih mudah dikenali bagi turis.

3. Baca Daftar Bahan (成分表示 / Seibun Hyōji)

Setiap kemasan wajib mencantumkan daftar bahan. Fokus pada kata-kata seperti:

  • 野菜 (yasai) → sayur

  • 豆 (mame) → kacang / kedelai

  • 果物 (kudamono) → buah

Kalau ada istilah asing yang tidak kamu kenal, bisa cek di Google Translate atau aplikasi ponsel untuk memastikan aman.

4. Waspada Saus dan Bumbu Tersembunyi

Saus Jepang kadang mengandung dashi, ikan, atau bahan hewani lain:

  • 醤油 (shouyu / soy sauce) biasanya aman, tapi beberapa varian berisi dashi.

  • 味噌 (miso) biasanya aman, tapi periksa kemasan karena ada miso instan dengan kaldu ikan.

Tips: pilih bumbu organic atau plant-based jika memungkinkan.

5. Gunakan Aplikasi atau Kartu Bahasa Jepang

Untuk lebih aman, simpan kartu kecil berisi kalimat:

「私はベジタリアンです。肉、魚、だし、ゼラチンは食べられません。」
Watashi wa bejitarian desu. Niku, sakana, dashi, zerachin wa taberaremasen.
“Saya vegetarian. Saya tidak makan daging, ikan, kaldu ikan, atau gelatin.”

Aplikasi seperti HappyCow juga bisa membantu mencari restoran vegetarian atau bahan makanan aman di supermarket.

6. Pilih Produk Instan yang Ramah Vegetarian

Beberapa contoh:

  • Onigiri (nasi kepal) dengan isian sayur atau umeboshi

  • Snack kedelai, edamame, atau chips sayur

  • Ramen instan khusus vegetarian (ada label “Vegetarian” atau “Plant-Based”)

7. Jangan Malu Bertanya

Pedagang atau kasir Jepang biasanya ramah dan akan menunjukkan produk yang aman jika ditanya dengan sopan.


Membaca label makanan di Jepang memang membutuhkan perhatian ekstra, tapi dengan mengenali kata kunci bahan hewani, mencari simbol vegetarian, dan menggunakan aplikasi pendukung, kamu tetap bisa menikmati kuliner Jepang tanpa khawatir. Jangan lupa selalu bawa kartu bahasa Jepang untuk mempermudah komunikasi dan menjelajah supermarket maupun convenience store dengan tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Manga Baru Bertema Tukar Tubuh “Kae Dama” Akan Diluncurkan Januari Ini

14 January 2026 - 18:10 WIB

Bahasa Jepang yang Sering Disalahartikan Orang Indonesia

14 January 2026 - 15:30 WIB

Budaya Tepat Waktu di Jepang: Mengapa Terlambat 1 Menit Bisa Dianggap Serius

14 January 2026 - 12:30 WIB

Kata Jepang untuk Situasi “Ya Udah Lah”

13 January 2026 - 18:30 WIB

Bahasa Jepang Kasual vs Formal dalam Situasi Nyata

12 January 2026 - 18:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang