Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

Pilot Mabuk, 3 Penerbangan JAL dari Hawaii ke Jepang Tertunda Hingga 18 Jam

badge-check


					Pilot Mabuk, 3 Penerbangan JAL dari Hawaii ke Jepang Tertunda Hingga 18 Jam Perbesar

Tiga penerbangan Japan Airlines Co. (JAL) dari Hawaii menuju Jepang mengalami keterlambatan, dua di antaranya hingga sekitar 18 jam, setelah seorang kapten pilot diketahui mengonsumsi alkohol, kata pihak maskapai pada Rabu (3/9).

Insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian skandal serupa yang terus membayangi JAL.

Kapten yang dijadwalkan terbang dari Honolulu ke Bandara Internasional Chubu Centrair (Jepang tengah) pada Kamis lalu mendadak melapor sakit. Ia kemudian mengaku telah meminum alkohol sehari sebelumnya di sebuah hotel, menurut pihak JAL.

Maskapai berhasil mencari pengganti, namun penerbangan itu, bersama dua penerbangan lain menuju Bandara Haneda, Tokyo, tetap tertunda. Total sekitar 630 penumpang terdampak.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang segera mengirim pejabatnya ke kantor pusat JAL di Tokyo pada Rabu untuk melakukan investigasi.

Kasus terbaru ini muncul setelah JAL dijatuhi perintah perbaikan bisnis pada Desember 2024 akibat sejumlah masalah terkait alkohol di kalangan karyawannya.

Pada April tahun lalu, seorang kapten JAL diperingatkan polisi setempat karena berulah dalam keadaan mabuk di hotelnya di Amerika Serikat. Lalu pada Desember, dua pilot yang dijadwalkan terbang dari Melbourne ke Jepang gagal lolos tes alkohol pra-penerbangan, sehingga jadwal keberangkatan tertunda.

Sebagai upaya pencegahan, JAL pada Januari tahun ini telah menyerahkan rencana ke kementerian, termasuk membuat daftar pegawai yang dinilai memiliki riwayat konsumsi alkohol berlebihan agar perilakunya dapat dipantau.

Meski demikian, insiden serupa kembali terjadi. “Kami akan benar-benar menerapkan langkah-langkah tersebut,” kata pihak JAL sambil menyampaikan permintaan maaf resmi.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News