Menu

Dark Mode
Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

News

Pilot Mabuk, 3 Penerbangan JAL dari Hawaii ke Jepang Tertunda Hingga 18 Jam

badge-check


					Pilot Mabuk, 3 Penerbangan JAL dari Hawaii ke Jepang Tertunda Hingga 18 Jam Perbesar

Tiga penerbangan Japan Airlines Co. (JAL) dari Hawaii menuju Jepang mengalami keterlambatan, dua di antaranya hingga sekitar 18 jam, setelah seorang kapten pilot diketahui mengonsumsi alkohol, kata pihak maskapai pada Rabu (3/9).

Insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian skandal serupa yang terus membayangi JAL.

Kapten yang dijadwalkan terbang dari Honolulu ke Bandara Internasional Chubu Centrair (Jepang tengah) pada Kamis lalu mendadak melapor sakit. Ia kemudian mengaku telah meminum alkohol sehari sebelumnya di sebuah hotel, menurut pihak JAL.

Maskapai berhasil mencari pengganti, namun penerbangan itu, bersama dua penerbangan lain menuju Bandara Haneda, Tokyo, tetap tertunda. Total sekitar 630 penumpang terdampak.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang segera mengirim pejabatnya ke kantor pusat JAL di Tokyo pada Rabu untuk melakukan investigasi.

Kasus terbaru ini muncul setelah JAL dijatuhi perintah perbaikan bisnis pada Desember 2024 akibat sejumlah masalah terkait alkohol di kalangan karyawannya.

Pada April tahun lalu, seorang kapten JAL diperingatkan polisi setempat karena berulah dalam keadaan mabuk di hotelnya di Amerika Serikat. Lalu pada Desember, dua pilot yang dijadwalkan terbang dari Melbourne ke Jepang gagal lolos tes alkohol pra-penerbangan, sehingga jadwal keberangkatan tertunda.

Sebagai upaya pencegahan, JAL pada Januari tahun ini telah menyerahkan rencana ke kementerian, termasuk membuat daftar pegawai yang dinilai memiliki riwayat konsumsi alkohol berlebihan agar perilakunya dapat dipantau.

Meski demikian, insiden serupa kembali terjadi. “Kami akan benar-benar menerapkan langkah-langkah tersebut,” kata pihak JAL sambil menyampaikan permintaan maaf resmi.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027

23 June 2026 - 15:10 WIB

Trending on News