Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

Jumlah Manajer Perempuan di Jepang Naik Tipis, Masih Jauh dari Target Pemerintah

badge-check


					Jumlah Manajer Perempuan di Jepang Naik Tipis, Masih Jauh dari Target Pemerintah Perbesar

Sebuah survei terhadap 26.196 perusahaan di seluruh Jepang yang dilakukan pada Juli 2025 oleh Teikoku Databank menemukan bahwa proporsi manajer perempuan naik tipis sebesar 0,2 poin persentase dibanding tahun sebelumnya, menjadi 11,1%. Angka ini masih jauh dari target pemerintah yang menargetkan setidaknya 30% posisi kepemimpinan diisi perempuan pada dekade 2020-an. Perusahaan dengan seluruh manajer laki-laki masih mendominasi, mencapai 42,3% dari total.

Sementara itu, proporsi eksekutif perempuan juga menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,3 poin menjadi 13,8%. Namun, di 52,1% perusahaan, semua posisi eksekutif masih diisi laki-laki.

Sebanyak 31,8% perusahaan memperkirakan proporsi manajer perempuan akan meningkat. Angka ini melonjak hingga 72,7% untuk perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan. Perusahaan besar menghadapi tekanan lebih besar karena diwajibkan membuat rencana aksi dan mengungkap data terkait isu ini.

Di sisi lain, hanya 13,0% perusahaan secara keseluruhan yang memperkirakan proporsi direktur perempuan akan naik.

Pemerintah juga menetapkan target proporsi eksekutif perempuan di perusahaan yang terdaftar di pasar utama Bursa Efek Tokyo sebesar 19% pada 2025 dan 30% pada 2030. Karena alasan ini, 32,7% perusahaan yang terdaftar di bursa utama memperkirakan adanya peningkatan jumlah eksekutif perempuan—lebih dari 20 poin persentase lebih tinggi dibanding rata-rata keseluruhan.

Langkah utama yang digunakan perusahaan untuk mendorong kemajuan karyawan perempuan adalah “evaluasi kinerja netral gender” (61,9%), diikuti “penugasan dan promosi kerja netral gender” (51,5%), serta “mempermudah perempuan mengambil cuti melahirkan dan merawat anggota keluarga” (34,1%). Sementara itu, 19,8% perusahaan kini juga menerapkan kebijakan pemerintah untuk “mendorong laki-laki mengambil cuti merawat anak dan keluarga,” naik 2,3 poin dibanding tahun sebelumnya.

Sc : nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News