Menu

Dark Mode
Kagurabachi Resmi Jadi Anime, Tayang April 2027 + World Tour Global! Kebebasan Pers Jepang Naik, Kini Ungguli AS dalam Ranking Global Pegawai Kebun Binatang Jepang Ditangkap, Istri Diduga Dibakar di Krematorium Kebun Binatang Surabaya Pinjamkan Komodo ke Jepang, Akan Tukar dengan Satwa Mamalia Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

News

Jumlah Manajer Perempuan di Jepang Naik Tipis, Masih Jauh dari Target Pemerintah

badge-check


					Jumlah Manajer Perempuan di Jepang Naik Tipis, Masih Jauh dari Target Pemerintah Perbesar

Sebuah survei terhadap 26.196 perusahaan di seluruh Jepang yang dilakukan pada Juli 2025 oleh Teikoku Databank menemukan bahwa proporsi manajer perempuan naik tipis sebesar 0,2 poin persentase dibanding tahun sebelumnya, menjadi 11,1%. Angka ini masih jauh dari target pemerintah yang menargetkan setidaknya 30% posisi kepemimpinan diisi perempuan pada dekade 2020-an. Perusahaan dengan seluruh manajer laki-laki masih mendominasi, mencapai 42,3% dari total.

Sementara itu, proporsi eksekutif perempuan juga menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,3 poin menjadi 13,8%. Namun, di 52,1% perusahaan, semua posisi eksekutif masih diisi laki-laki.

Sebanyak 31,8% perusahaan memperkirakan proporsi manajer perempuan akan meningkat. Angka ini melonjak hingga 72,7% untuk perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan. Perusahaan besar menghadapi tekanan lebih besar karena diwajibkan membuat rencana aksi dan mengungkap data terkait isu ini.

Di sisi lain, hanya 13,0% perusahaan secara keseluruhan yang memperkirakan proporsi direktur perempuan akan naik.

Pemerintah juga menetapkan target proporsi eksekutif perempuan di perusahaan yang terdaftar di pasar utama Bursa Efek Tokyo sebesar 19% pada 2025 dan 30% pada 2030. Karena alasan ini, 32,7% perusahaan yang terdaftar di bursa utama memperkirakan adanya peningkatan jumlah eksekutif perempuan—lebih dari 20 poin persentase lebih tinggi dibanding rata-rata keseluruhan.

Langkah utama yang digunakan perusahaan untuk mendorong kemajuan karyawan perempuan adalah “evaluasi kinerja netral gender” (61,9%), diikuti “penugasan dan promosi kerja netral gender” (51,5%), serta “mempermudah perempuan mengambil cuti melahirkan dan merawat anggota keluarga” (34,1%). Sementara itu, 19,8% perusahaan kini juga menerapkan kebijakan pemerintah untuk “mendorong laki-laki mengambil cuti merawat anak dan keluarga,” naik 2,3 poin dibanding tahun sebelumnya.

Sc : nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kebebasan Pers Jepang Naik, Kini Ungguli AS dalam Ranking Global

1 May 2026 - 12:10 WIB

Pegawai Kebun Binatang Jepang Ditangkap, Istri Diduga Dibakar di Krematorium

1 May 2026 - 10:10 WIB

Kebun Binatang Surabaya Pinjamkan Komodo ke Jepang, Akan Tukar dengan Satwa Mamalia

1 May 2026 - 06:34 WIB

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

Trending on News