Menu

Dark Mode
Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5 Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Hideo Yamamoto, Kreator Homunculus dan Ichi the Killer, Siap Luncurkan Manga Baru Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

News

Kaisar Naruhito dan Keluarga Hormati Korban Bom Atom di Nagasaki

badge-check


					Emperor Naruhito, Empress Masako and their daughter, Princess Aiko, offer flowers at a cenotaph for atomic bomb victims at ground zero in the Nagasaki Peace Park in Nagasaki on Friday.  Image: KYODO Perbesar

Emperor Naruhito, Empress Masako and their daughter, Princess Aiko, offer flowers at a cenotaph for atomic bomb victims at ground zero in the Nagasaki Peace Park in Nagasaki on Friday. Image: KYODO

Pada hari Jumat, Kaisar Naruhito, Permaisuri Masako, dan putri mereka, Putri Aiko, mengunjungi Nagasaki untuk memberikan penghormatan kepada korban bom atom 1945. Ini menjadi kunjungan terakhir keluarga kekaisaran pada tahun peringatan ke-80 berakhirnya Perang Dunia II.

Kunjungan ini adalah yang pertama bagi Kaisar Naruhito sejak naik tahta pada 2019, dan pertama bagi Putri Aiko. Keluarga kekaisaran meletakkan bunga di monumen di Taman Perdamaian Nagasaki, yang mencatat nama sekitar 200.000 korban bom atom, serta mengunjungi Museum Bom Atom Nagasaki.

Mereka juga bertemu dengan penyintas bom, termasuk Shigemitsu Tanaka, perwakilan Japan Confederation of A- and H-Bomb Sufferers Organizations, yang meraih Hadiah Nobel Perdamaian 2024, dan para penggiat yang berusaha mewariskan ingatan tentang serangan nuklir itu.

Bom yang dijatuhkan pada 9 Agustus 1945 diperkirakan menewaskan sekitar 74.000 orang di Nagasaki hingga akhir tahun, dan banyak korban lainnya menderita efeknya bertahun-tahun kemudian.

Menurut Hideya Kawanishi, pakar urusan kekaisaran dari Universitas Nagoya, pertemuan seperti ini membantu generasi berikutnya memahami kisah korban bom atom, terutama saat penyintas asli semakin sedikit. Kehadiran Putri Aiko juga penting agar generasi muda bisa merasakan langsung cerita dan emosi dari pengalaman tersebut.

Keluarga kekaisaran akan bertemu warga panti jompo penyintas bom atom pada Sabtu, setelah itu Putri Aiko kembali ke Tokyo. Mereka juga akan menghadiri pembukaan Festival Budaya Nasional di Sasebo, Nagasaki.

Kunjungan ini mengikuti jejak sebelumnya, ketika Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako:

  • Mengunjungi Pulau Iwoto (Iwo Jima) pada April.

  • Memberikan penghormatan di Okinawa dan Hiroshima bersama Putri Aiko pada Juni.

  • Menghormati warga Jepang yang meninggal di kamp interniran di Mongolia pada Juli.

Menurut Kawanishi, rangkaian kunjungan ini menunjukkan keinginan Kaisar Naruhito yang kuat untuk perdamaian dan membantu masyarakat Jepang mengingat kembali sejarah perang, yang kini mulai terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Kaisar juga berharap generasi muda aktif belajar tentang sejarah perang agar cerita korban tetap hidup.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut

1 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

30 June 2026 - 10:10 WIB

Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir 1-2 Lawan Brasil

30 June 2026 - 07:12 WIB

Trending on News