Menu

Dark Mode
Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5 Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Hideo Yamamoto, Kreator Homunculus dan Ichi the Killer, Siap Luncurkan Manga Baru Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

News

Jepang Akan Operasikan Bus Malam Sleeper Pertama Mulai November

badge-check


					Jepang Akan Operasikan Bus Malam Sleeper Pertama Mulai November Perbesar

Sebuah perusahaan Jepang akan mulai mengoperasikan bus malam pertama di negara tersebut dengan kursi yang bisa direbahkan rata seperti tempat tidur pada bulan November, setelah uji coba layanan ini terbukti populer.

Kochi Ekimae Kanko, operator bus yang berbasis di Jepang barat, berkali-kali menerima masukan dari penumpang bahwa perjalanan bus malam terasa melelahkan secara fisik. Karena itu, perusahaan menyimpulkan bahwa ada cukup banyak permintaan untuk bus dengan kursi rebah penuh.

Perusahaan tersebut menguji kursi tersebut, yang bisa diubah menjadi dua tingkat tempat tidur, pada rute 13 jam antara Prefektur Kochi dan Tokyo. Dalam uji coba pada Agustus lalu, harga kursi tempat tidur atas adalah 12.000 yen sekali jalan, sementara kursi tempat tidur bawah seharga 10.000 yen. Tarif resmi untuk layanan reguler ini masih belum diumumkan.

Setiap kursi tempat tidur memiliki panjang 180 cm dan lebar 48 cm, serta dilengkapi tirai privasi dan pagar pengaman.

Bus dengan tempat tidur datar sebenarnya sudah beroperasi di beberapa negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Vietnam, menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang.

Beberapa perusahaan bus Jepang sebelumnya mempertimbangkan untuk memperkenalkan layanan serupa dengan memasang kabin tidur, namun tidak bisa memenuhi standar keselamatan.

Kochi Ekimae Kanko berhasil memenuhi persyaratan keselamatan lalu lintas jalan dengan mengembangkan kursi konvertibel alih-alih menggunakan kabin tidur. Perusahaan bus ini membutuhkan waktu sekitar 10 tahun untuk mengembangkan kursi konvertibel tersebut bersama sebuah perusahaan lokal.

Tetsuya Kimura, profesor teknik keselamatan di Universitas Teknologi Nagaoka, mengatakan bahwa kementerian transportasi sudah memiliki persyaratan keselamatan jalan yang diperlukan untuk bus jarak jauh. Namun, kementerian sebaiknya tetap memantau layanan baru yang menawarkan kenyamanan penumpang, seperti yang dilakukan Kochi Ekimae Kanko, untuk “memastikan keselamatan bagi orang dari segala usia dan kondisi fisik.”

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut

1 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

30 June 2026 - 10:10 WIB

Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir 1-2 Lawan Brasil

30 June 2026 - 07:12 WIB

Trending on News