Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

Angka Bunuh Diri Anak Sekolah di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2024

badge-check


					Angka Bunuh Diri Anak Sekolah di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2024 Perbesar

Pemerintah Jepang melaporkan kabar memprihatinkan: sebanyak 529 anak sekolah di Jepang bunuh diri pada tahun 2024, menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1980. Sementara itu, kasus bunuh diri di kalangan muda juga masih tinggi — lebih dari 3.000 kasus per tahun selama lima tahun berturut-turut, menurut data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Temuan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan Penanggulangan Bunuh Diri 2025 (White Paper on Suicide Countermeasures) yang disetujui kabinet pada Jumat. Laporan itu menyoroti bahwa banyak mahasiswa berusia 21 tahun termasuk di antara korban, yang diduga berkaitan dengan kekhawatiran soal masa depan karier atau pendidikan lanjutan.

Tren ini terlihat sejak 2015 di kalangan mahasiswa laki-laki dan sejak 2021 di kalangan mahasiswa perempuan. Analisis lebih lanjut terhadap data dari 2022 hingga 2024 menunjukkan bahwa seluruh korban memiliki kecemasan terkait jalur karier. Korban laki-laki cenderung menghadapi kegagalan akademik, sedangkan korban perempuan lebih sering terdampak depresi atau gangguan mental lainnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jumlah bunuh diri di kalangan perempuan muda terus meningkat, dengan 40 persen di antaranya diketahui pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya.

Menanggapi situasi ini, kementerian menegaskan perlunya dukungan yang lebih intensif dan menyeluruh, terutama bagi generasi muda.

Secara keseluruhan, jumlah bunuh diri nasional pada 2024 mencapai 20.320 kasus, turun 1.517 dari tahun sebelumnya — menjadi angka terendah kedua sejak pencatatan dimulai pada 1978. Jumlah bunuh diri laki-laki menurun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, sementara bunuh diri perempuan turun dua tahun berturut-turut.

Namun, angka di kalangan anak sekolah dasar hingga SMA tetap meningkat, menandakan tekanan akademik dan sosial yang makin berat di usia muda.

Di kelompok usia 15–29 tahun, bunuh diri masih menjadi masalah serius. Sejak 2020, lebih dari 3.000 jiwa muda kehilangan nyawa setiap tahun. Menariknya, jika pada 2015 jumlah korban laki-laki berusia 15–19 tahun dua kali lebih banyak dari perempuan, maka pada 2024 angka bunuh diri perempuan justru melampaui laki-laki — menunjukkan perubahan tren yang perlu diwaspadai.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News