Menu ✖

Dark Mode
Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

News

Angka Bunuh Diri Anak Sekolah di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2024

badge-check


					Angka Bunuh Diri Anak Sekolah di Jepang Capai Rekor Tertinggi pada 2024 Perbesar

Pemerintah Jepang melaporkan kabar memprihatinkan: sebanyak 529 anak sekolah di Jepang bunuh diri pada tahun 2024, menjadi angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1980. Sementara itu, kasus bunuh diri di kalangan muda juga masih tinggi — lebih dari 3.000 kasus per tahun selama lima tahun berturut-turut, menurut data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Temuan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan Penanggulangan Bunuh Diri 2025 (White Paper on Suicide Countermeasures) yang disetujui kabinet pada Jumat. Laporan itu menyoroti bahwa banyak mahasiswa berusia 21 tahun termasuk di antara korban, yang diduga berkaitan dengan kekhawatiran soal masa depan karier atau pendidikan lanjutan.

Tren ini terlihat sejak 2015 di kalangan mahasiswa laki-laki dan sejak 2021 di kalangan mahasiswa perempuan. Analisis lebih lanjut terhadap data dari 2022 hingga 2024 menunjukkan bahwa seluruh korban memiliki kecemasan terkait jalur karier. Korban laki-laki cenderung menghadapi kegagalan akademik, sedangkan korban perempuan lebih sering terdampak depresi atau gangguan mental lainnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jumlah bunuh diri di kalangan perempuan muda terus meningkat, dengan 40 persen di antaranya diketahui pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya.

Menanggapi situasi ini, kementerian menegaskan perlunya dukungan yang lebih intensif dan menyeluruh, terutama bagi generasi muda.

Secara keseluruhan, jumlah bunuh diri nasional pada 2024 mencapai 20.320 kasus, turun 1.517 dari tahun sebelumnya — menjadi angka terendah kedua sejak pencatatan dimulai pada 1978. Jumlah bunuh diri laki-laki menurun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, sementara bunuh diri perempuan turun dua tahun berturut-turut.

Namun, angka di kalangan anak sekolah dasar hingga SMA tetap meningkat, menandakan tekanan akademik dan sosial yang makin berat di usia muda.

Di kelompok usia 15–29 tahun, bunuh diri masih menjadi masalah serius. Sejak 2020, lebih dari 3.000 jiwa muda kehilangan nyawa setiap tahun. Menariknya, jika pada 2015 jumlah korban laki-laki berusia 15–19 tahun dua kali lebih banyak dari perempuan, maka pada 2024 angka bunuh diri perempuan justru melampaui laki-laki — menunjukkan perubahan tren yang perlu diwaspadai.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News