Menu

Dark Mode
SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027 Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

News

Pemerintah Jepang Tetapkan Target Produksi Beras 2026 Sebesar 7,11 Juta Ton

badge-check


					Pemerintah Jepang Tetapkan Target Produksi Beras 2026 Sebesar 7,11 Juta Ton Perbesar

Kementerian Pertanian Jepang mengumumkan pada Jumat bahwa target produksi beras untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 7,11 juta ton, menyesuaikan dengan perkiraan permintaan maksimum di pasar domestik. Kebijakan ini menandai perubahan arah dari pemerintahan sebelumnya yang sempat mendorong peningkatan produksi guna menekan harga.

Target baru ini lebih rendah dibandingkan perkiraan produksi 7,48 juta ton untuk panen 2025, sekaligus menandai kembalinya kebijakan tradisional yang berfokus pada keseimbangan antara produksi dan permintaan agar harga tetap stabil.

Langkah ini diambil setelah muncul kekhawatiran dari kalangan petani dan produsen bahwa peningkatan produksi justru akan menyebabkan kelebihan pasokan (oversupply) dan menekan harga jual. Pemerintah juga menyatakan akan melanjutkan kembali pembelian beras untuk stok nasional, yang sebelumnya dihentikan untuk panen 2025.

Saat ini, persaingan antar pembeli beras meningkat tajam menjelang musim panen 2025. Harga eceran beras di Jepang telah mencapai rata-rata lebih dari 4.000 yen (sekitar Rp350.000) untuk 5 kilogram, menunjukkan tekanan harga di tingkat konsumen.

Beberapa analis memperingatkan bahwa pencabutan kebijakan peningkatan produksi hanya beberapa bulan setelah diumumkan bisa memicu kekhawatiran akan pengetatan pasokan di masa mendatang. Kondisi ini berpotensi membuat harga tinggi menjadi situasi yang menetap.

Kebijakan baru ini mencerminkan pendekatan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang lebih berhati-hati dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus berupaya melindungi pendapatan petani di tengah fluktuasi ekonomi dan inflasi biaya hidup.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Biaya Visa Jepang Naik, Warga Asing yang Kesulitan Finansial Tertentu Bisa Dapat Keringanan

25 August 2026 - 13:31 WIB

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Trending on News