Menu

Dark Mode
Jepang Akan Hapus Formulir Bea Cukai Kertas di Bandara Mulai 2030 Universitas di Jepang Siapkan Uji Klinis Transplantasi Rahim, Buka Harapan Baru bagi Perempuan yang Tidak Bisa Hamil Manga Hunter x Hunter Akhirnya Kembali! Serialisasi Dilanjutkan Pekan Depan, Volume 39 Segera Terbit Anime Pendek Rilakkuma Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Ajak Penonton Keliling Dunia! Jepang Tumbangkan Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026 Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

News

Tensi Politik Memanas Soal Taiwan, China Ancam Balasan Ekonomi ke Jepang! Bakal Bikin Nilai Tukar Yen Makin Anjlok?

badge-check


					Tensi Politik Memanas Soal Taiwan,  China Ancam Balasan Ekonomi ke Jepang!  Bakal Bikin Nilai Tukar Yen Makin Anjlok? Perbesar

Hubungan antara China dan Jepang memasuki fase ketegangan serius. Ketegangan ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan China terhadap Taiwan bisa menjadi “situasi yang mengancam keberlangsungan hidup” Jepang sebuah ungkapan yang secara implisit membuka kemungkinan intervensi.

Selain reaksi diplomatik, Beijing melakukan langkah nyata. Melalui akun resmi yang terkait dengan media pemerintah, China memperingatkan bahwa mereka telah menyiapkan “langkah balasan signifikan” yang meliputi sanksi ekonomi, pembatasan perdagangan dan perjalanan, serta peninjauan kembali kerja sama bilateral.

Sektor pariwisata dan ekonomi Jepang pun mulai merasakan dampaknya. Setelah China mengimbau warganya untuk tidak mengunjungi Jepang, beberapa operator tur melaporkan turunnya pemesanan hingga puluhan persen dan sejumlah kapal pesiar China mengubah rute agar tidak singgah di pelabuhan Jepang.

Sementara itu, analis memperingatkan bahwa kombinasi antara ketegangan diplomatik dan pelemahan yen bisa menimbulkan orkestra risiko: dari turis China yang berpotensi menghindari Jepang, pengaruh negatif pada ekspor dan sektor pariwisata, hingga tekanan bagi obligasi dan utang negara Jepang yang sudah sangat besar.

Pihak Jepang, melalui Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, menyatakan protes resmi dan menegaskan bahwa peringatan perjalanan China tidak sejalan dengan komitmen untuk menjaga hubungan saling menguntungkan. Jepang pun mengirim diplomat senior ke Beijing untuk meredakan ketegangan.

Kendati belum terjadi konfrontasi militer langsung, eskalasi ini menunjukkan bagaimana isu Taiwan, yang selama ini menjadi titik sensitif dalam geopolitik Asia Timur, kini berdampak pada ranah ekonomi dan sosial. Jepang yang sangat bergantung pada wisatawan China sebagai salah satu sumber devisa utama, harus menghadapi risiko nyata terhadap perekonomiannya jika perselisihan berlangsung lebih lama.

Dalam skenario ini, kedepannya dijuluki sebagai ujian besar bagi diplomasi Jepang–China: apakah Tokyo mampu mempertahankan kedekatan ekonomi sambil menjalankan kebijakan keamanan yang lebih tegas, dan bagaimana Beijing menyeimbangkan antara reaksi keras dan dampak internal terhadap warganya dan mitra-mitranya.

Sc : BloombergReuters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Akan Hapus Formulir Bea Cukai Kertas di Bandara Mulai 2030

23 June 2026 - 11:10 WIB

Universitas di Jepang Siapkan Uji Klinis Transplantasi Rahim, Buka Harapan Baru bagi Perempuan yang Tidak Bisa Hamil

23 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Tumbangkan Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

22 June 2026 - 13:10 WIB

131 Orang Ikut Ujian Sertifikasi Ninja di Jepang, Peserta Termuda Berusia 9 Tahun!

22 June 2026 - 07:13 WIB

Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial

20 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News