Menu ✖

Dark Mode
Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc Godzilla Minus Zero Cetak Rekor Pendapatan Hari Pertama Film Live-Action di Jepang Jumlah Kelahiran Bayi di Jepang Naik 0,4% untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun Ilustrator Manga Food Wars! Shun Saeki Akhiri Kontrak Eksklusif dengan Shueisha Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

News

Tensi Politik Memanas Soal Taiwan, China Ancam Balasan Ekonomi ke Jepang! Bakal Bikin Nilai Tukar Yen Makin Anjlok?

badge-check


					Tensi Politik Memanas Soal Taiwan,  China Ancam Balasan Ekonomi ke Jepang!  Bakal Bikin Nilai Tukar Yen Makin Anjlok? Perbesar

Hubungan antara China dan Jepang memasuki fase ketegangan serius. Ketegangan ini bermula dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan China terhadap Taiwan bisa menjadi “situasi yang mengancam keberlangsungan hidup” Jepang sebuah ungkapan yang secara implisit membuka kemungkinan intervensi.

Selain reaksi diplomatik, Beijing melakukan langkah nyata. Melalui akun resmi yang terkait dengan media pemerintah, China memperingatkan bahwa mereka telah menyiapkan “langkah balasan signifikan” yang meliputi sanksi ekonomi, pembatasan perdagangan dan perjalanan, serta peninjauan kembali kerja sama bilateral.

Sektor pariwisata dan ekonomi Jepang pun mulai merasakan dampaknya. Setelah China mengimbau warganya untuk tidak mengunjungi Jepang, beberapa operator tur melaporkan turunnya pemesanan hingga puluhan persen dan sejumlah kapal pesiar China mengubah rute agar tidak singgah di pelabuhan Jepang.

Sementara itu, analis memperingatkan bahwa kombinasi antara ketegangan diplomatik dan pelemahan yen bisa menimbulkan orkestra risiko: dari turis China yang berpotensi menghindari Jepang, pengaruh negatif pada ekspor dan sektor pariwisata, hingga tekanan bagi obligasi dan utang negara Jepang yang sudah sangat besar.

Pihak Jepang, melalui Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, menyatakan protes resmi dan menegaskan bahwa peringatan perjalanan China tidak sejalan dengan komitmen untuk menjaga hubungan saling menguntungkan. Jepang pun mengirim diplomat senior ke Beijing untuk meredakan ketegangan.

Kendati belum terjadi konfrontasi militer langsung, eskalasi ini menunjukkan bagaimana isu Taiwan, yang selama ini menjadi titik sensitif dalam geopolitik Asia Timur, kini berdampak pada ranah ekonomi dan sosial. Jepang yang sangat bergantung pada wisatawan China sebagai salah satu sumber devisa utama, harus menghadapi risiko nyata terhadap perekonomiannya jika perselisihan berlangsung lebih lama.

Dalam skenario ini, kedepannya dijuluki sebagai ujian besar bagi diplomasi Jepang–China: apakah Tokyo mampu mempertahankan kedekatan ekonomi sambil menjalankan kebijakan keamanan yang lebih tegas, dan bagaimana Beijing menyeimbangkan antara reaksi keras dan dampak internal terhadap warganya dan mitra-mitranya.

Sc : BloombergReuters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

5 November 2026 - 15:10 WIB

Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc

5 November 2026 - 14:30 WIB

Godzilla Minus Zero Cetak Rekor Pendapatan Hari Pertama Film Live-Action di Jepang

5 November 2026 - 14:10 WIB

Jumlah Kelahiran Bayi di Jepang Naik 0,4% untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun

5 November 2026 - 10:10 WIB

Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

4 November 2026 - 14:10 WIB

Trending on News