Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

News

Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan

badge-check


					Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Perbesar

Jumlah pekerja pertanian mandiri di Jepang turun drastis 25,1 persen pada 2025 dibandingkan lima tahun lalu menjadi 1,02 juta orang, menurut data pemerintah yang dirilis pada Jumat. Angka ini merupakan penurunan terbesar dalam sejarah, menandakan sektor pertanian yang sangat penting bagi ketahanan pangan Jepang terus mengalami penurunan akibat penuaan populasi.

Rata-rata usia pekerja pertanian inti turun menjadi 67,6 tahun dari 67,8 pada 2020—penurunan pertama sejak 1995—yang mencerminkan dampak pensiun tenaga kerja lanjut usia, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja pertanian berkurang 342.000 orang dari survei sebelumnya. Data perbandingan mulai tersedia pada 1985.

Penurunan ini menunjukkan semakin sedikit orang, terutama generasi muda, yang tertarik bekerja di sektor pertanian, sehingga memperbesar kekhawatiran akan meningkatnya lahan pertanian terbengkalai. Kenaikan biaya material pertanian juga memperburuk keadaan.

Jumlah entitas bisnis pertanian, termasuk korporasi, turun 23,0 persen menjadi 828.000—pertama kalinya turun di bawah satu juta dan menjadi penurunan terbesar sejak data tersedia pada 2005.

Sementara itu, jumlah entitas usaha koperasi (tidak termasuk operator individu) naik 2,9 persen menjadi 39.000.

Konsolidasi lahan pertanian terus berlangsung, dengan luas lahan garapan per entitas meningkat 0,6 hektare menjadi 3,7 hektare. Untuk pertama kalinya, lebih dari setengah lahan pertanian Jepang dikelola oleh bisnis skala besar dengan penguasaan 20 hektare atau lebih.

Luas kawasan hutan menurun 20.000 hektare menjadi sekitar 24,75 juta hektare, dengan 71,2 persen dimiliki secara privat. Hutan masih menutupi 66,3 persen total wilayah Jepang, turun 0,1 poin persentase, sementara jumlah entitas bisnis kehutanan turun 32,9 persen menjadi 23.000.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News