Menu

Dark Mode
Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI Arc Baru Re Season 4 Mulai Tayang 12 Agustus Masuk Toko Pokémon Card Store di Jepang Kini Wajib Scan Wajah Demi Basmi Penimbun Kartu Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik? Film Chiikawa Resmi Tayang di Indonesia Mulai 28 Agustus Serangan Beruang di Jepang Pecahkan Rekor, Pemerintah Kini Kurangi Populasi Beruang

News

Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan

badge-check


					Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Perbesar

Jumlah pekerja pertanian mandiri di Jepang turun drastis 25,1 persen pada 2025 dibandingkan lima tahun lalu menjadi 1,02 juta orang, menurut data pemerintah yang dirilis pada Jumat. Angka ini merupakan penurunan terbesar dalam sejarah, menandakan sektor pertanian yang sangat penting bagi ketahanan pangan Jepang terus mengalami penurunan akibat penuaan populasi.

Rata-rata usia pekerja pertanian inti turun menjadi 67,6 tahun dari 67,8 pada 2020—penurunan pertama sejak 1995—yang mencerminkan dampak pensiun tenaga kerja lanjut usia, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja pertanian berkurang 342.000 orang dari survei sebelumnya. Data perbandingan mulai tersedia pada 1985.

Penurunan ini menunjukkan semakin sedikit orang, terutama generasi muda, yang tertarik bekerja di sektor pertanian, sehingga memperbesar kekhawatiran akan meningkatnya lahan pertanian terbengkalai. Kenaikan biaya material pertanian juga memperburuk keadaan.

Jumlah entitas bisnis pertanian, termasuk korporasi, turun 23,0 persen menjadi 828.000—pertama kalinya turun di bawah satu juta dan menjadi penurunan terbesar sejak data tersedia pada 2005.

Sementara itu, jumlah entitas usaha koperasi (tidak termasuk operator individu) naik 2,9 persen menjadi 39.000.

Konsolidasi lahan pertanian terus berlangsung, dengan luas lahan garapan per entitas meningkat 0,6 hektare menjadi 3,7 hektare. Untuk pertama kalinya, lebih dari setengah lahan pertanian Jepang dikelola oleh bisnis skala besar dengan penguasaan 20 hektare atau lebih.

Luas kawasan hutan menurun 20.000 hektare menjadi sekitar 24,75 juta hektare, dengan 71,2 persen dimiliki secara privat. Hutan masih menutupi 66,3 persen total wilayah Jepang, turun 0,1 poin persentase, sementara jumlah entitas bisnis kehutanan turun 32,9 persen menjadi 23.000.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

8 August 2026 - 19:51 WIB

Masuk Toko Pokémon Card Store di Jepang Kini Wajib Scan Wajah Demi Basmi Penimbun Kartu

6 August 2026 - 13:13 WIB

Serangan Beruang di Jepang Pecahkan Rekor, Pemerintah Kini Kurangi Populasi Beruang

6 August 2026 - 10:10 WIB

Pengajuan Permanent Residence Jepang Resmi Diperketat, Kini Wajib Penuhi Syarat Gaji, Bahasa Jepang, dan Pensiun

4 August 2026 - 20:24 WIB

Patlabor Hadir Lagi! Manga One-shot Baru Resmi Terbit Bulan Agustus

4 August 2026 - 13:10 WIB

Trending on News