Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan

badge-check


					Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Perbesar

Jumlah pekerja pertanian mandiri di Jepang turun drastis 25,1 persen pada 2025 dibandingkan lima tahun lalu menjadi 1,02 juta orang, menurut data pemerintah yang dirilis pada Jumat. Angka ini merupakan penurunan terbesar dalam sejarah, menandakan sektor pertanian yang sangat penting bagi ketahanan pangan Jepang terus mengalami penurunan akibat penuaan populasi.

Rata-rata usia pekerja pertanian inti turun menjadi 67,6 tahun dari 67,8 pada 2020—penurunan pertama sejak 1995—yang mencerminkan dampak pensiun tenaga kerja lanjut usia, menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja pertanian berkurang 342.000 orang dari survei sebelumnya. Data perbandingan mulai tersedia pada 1985.

Penurunan ini menunjukkan semakin sedikit orang, terutama generasi muda, yang tertarik bekerja di sektor pertanian, sehingga memperbesar kekhawatiran akan meningkatnya lahan pertanian terbengkalai. Kenaikan biaya material pertanian juga memperburuk keadaan.

Jumlah entitas bisnis pertanian, termasuk korporasi, turun 23,0 persen menjadi 828.000—pertama kalinya turun di bawah satu juta dan menjadi penurunan terbesar sejak data tersedia pada 2005.

Sementara itu, jumlah entitas usaha koperasi (tidak termasuk operator individu) naik 2,9 persen menjadi 39.000.

Konsolidasi lahan pertanian terus berlangsung, dengan luas lahan garapan per entitas meningkat 0,6 hektare menjadi 3,7 hektare. Untuk pertama kalinya, lebih dari setengah lahan pertanian Jepang dikelola oleh bisnis skala besar dengan penguasaan 20 hektare atau lebih.

Luas kawasan hutan menurun 20.000 hektare menjadi sekitar 24,75 juta hektare, dengan 71,2 persen dimiliki secara privat. Hutan masih menutupi 66,3 persen total wilayah Jepang, turun 0,1 poin persentase, sementara jumlah entitas bisnis kehutanan turun 32,9 persen menjadi 23.000.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News