Menu ✖

Dark Mode
Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah Anime ‘Obocchama-kun Reborn’ Akan Tayang di Jepang pada 2027 Menteri Pertanian Jepang Minta Maaf atas Pernyataan Soal Pemotongan Anggaran Jalan Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan” Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika

Entertainment

Penyanyi One Piece, Maki Otsuki, Dihentikan Saat Konser di Shanghai di Tengah Ketegangan Politik Jepang-Tiongkok

badge-check


					Penyanyi One Piece, Maki Otsuki, Dihentikan Saat Konser di Shanghai di Tengah Ketegangan Politik Jepang-Tiongkok Perbesar

Seorang penyanyi Jepang yang lagunya digunakan dalam anime populer One Piece, Maki Otsuki, tiba-tiba dihentikan saat tampil di panggung di Shanghai pada Jumat (28/11). Kejadian ini menjadi bagian dari serangkaian pembatalan acara yang melibatkan artis Jepang di Tiongkok, di tengah memanasnya hubungan diplomatik kedua negara.

Otsuki dijadwalkan tampil selama dua hari pada acara Bandai Namco Festival 2025, namun pihak manajemen mengumumkan di situs resminya pada Sabtu bahwa ia harus menghentikan penampilannya secara mendadak karena alasan yang tidak dapat dihindari. Penampilannya pada hari kedua juga ikut dibatalkan.

Peristiwa ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara pemerintah Jepang dan Tiongkok terkait pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengenai Taiwan pulau berpemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayahnya.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan Otsuki sedang bernyanyi ketika lampu panggung tiba-tiba dimatikan dan musik berhenti. Kemudian dua staf tampak menghampirinya dan mengajaknya turun dari panggung.

Festival itu sendiri awalnya akan berlangsung hingga Minggu, namun panitia mengumumkan melalui WeChat bahwa seluruh acara dibatalkan setelah mempertimbangkan “berbagai faktor.”

Pembatalan ini juga berdampak pada artis Jepang lainnya seperti Momoiro Clover Z yang semestinya tampil pada hari Sabtu.

Sebelumnya, beberapa artis dan pertunjukan Jepang lain juga terpaksa membatalkan acara di Tiongkok, termasuk penyanyi pop Ayumi Hamasaki, pianis jazz Hiromi Uehara, dan pertunjukan musikal Pretty Guardian Sailor Moon.

Pengamat budaya pop Asia, Soichiro Matsutani, menilai situasi ini terjadi pada waktu yang tidak tepat, mengingat pemerintah Jepang sedang berupaya memperluas penyebaran konten budaya seperti anime dan video game ke pasar internasional.

Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi pukulan bagi industri hiburan Jepang, mengingat kejadian serupa pernah dialami Korea Selatan saat Tiongkok membatasi penayangan drama Korea setelah perselisihan sistem pertahanan rudal sekitar satu dekade lalu.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

8 October 2026 - 07:14 WIB

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Menteri Pertanian Jepang Minta Maaf atas Pernyataan Soal Pemotongan Anggaran Jalan

6 October 2026 - 10:10 WIB

Turis Chile Ditangkap Usai Bobol Rumah dan Curi Jam Mewah, Mengira Hukuman di Jepang “Ringan”

6 October 2026 - 08:03 WIB

Bandai Namco Tunda Pembukaan Toko Gundam Base dan Cross Store di Minneapolis, Amerika

5 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News