Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

Entertainment

Penyanyi One Piece, Maki Otsuki, Dihentikan Saat Konser di Shanghai di Tengah Ketegangan Politik Jepang-Tiongkok

badge-check


					Penyanyi One Piece, Maki Otsuki, Dihentikan Saat Konser di Shanghai di Tengah Ketegangan Politik Jepang-Tiongkok Perbesar

Seorang penyanyi Jepang yang lagunya digunakan dalam anime populer One Piece, Maki Otsuki, tiba-tiba dihentikan saat tampil di panggung di Shanghai pada Jumat (28/11). Kejadian ini menjadi bagian dari serangkaian pembatalan acara yang melibatkan artis Jepang di Tiongkok, di tengah memanasnya hubungan diplomatik kedua negara.

Otsuki dijadwalkan tampil selama dua hari pada acara Bandai Namco Festival 2025, namun pihak manajemen mengumumkan di situs resminya pada Sabtu bahwa ia harus menghentikan penampilannya secara mendadak karena alasan yang tidak dapat dihindari. Penampilannya pada hari kedua juga ikut dibatalkan.

Peristiwa ini terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara pemerintah Jepang dan Tiongkok terkait pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengenai Taiwan pulau berpemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayahnya.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan Otsuki sedang bernyanyi ketika lampu panggung tiba-tiba dimatikan dan musik berhenti. Kemudian dua staf tampak menghampirinya dan mengajaknya turun dari panggung.

Festival itu sendiri awalnya akan berlangsung hingga Minggu, namun panitia mengumumkan melalui WeChat bahwa seluruh acara dibatalkan setelah mempertimbangkan “berbagai faktor.”

Pembatalan ini juga berdampak pada artis Jepang lainnya seperti Momoiro Clover Z yang semestinya tampil pada hari Sabtu.

Sebelumnya, beberapa artis dan pertunjukan Jepang lain juga terpaksa membatalkan acara di Tiongkok, termasuk penyanyi pop Ayumi Hamasaki, pianis jazz Hiromi Uehara, dan pertunjukan musikal Pretty Guardian Sailor Moon.

Pengamat budaya pop Asia, Soichiro Matsutani, menilai situasi ini terjadi pada waktu yang tidak tepat, mengingat pemerintah Jepang sedang berupaya memperluas penyebaran konten budaya seperti anime dan video game ke pasar internasional.

Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi pukulan bagi industri hiburan Jepang, mengingat kejadian serupa pernah dialami Korea Selatan saat Tiongkok membatasi penayangan drama Korea setelah perselisihan sistem pertahanan rudal sekitar satu dekade lalu.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News