Menu

Dark Mode
Rispek King! 5 Peserta Magang Indonesia Terima Penghargaan Usai Selamatkan Lansia di Jepang Dua Perempuan dan Satu Pria Tewas di Hikone, Jepang! Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Bersama Polisi Ibaraki Tangkap 23 WNA Ilegal, 19 Diantaranya Warga Indonesia Setelah 70 Tahun, Jepang Pertimbangkan Aturan Sanksi untuk Pria Hidung Belang Didorong Lansia, Perempuan, dan Pekerja Asing, Angkatan Kerja Jepang Catat Rekor 70 Juta Orang pada 2025 Adaptasi Anime Saijō no Osewa Siap Mengudara Juli 2026

Teknologi

Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu

badge-check


					Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu Perbesar

Pemerintah Jepang menargetkan peningkatan drastis penggunaan kecerdasan buatan generatif di kalangan masyarakat, dari sekitar 25% pada tahun fiskal 2024 menjadi 80% di masa mendatang. Langkah ini tertuang dalam rancangan pedoman pemanfaatan AI yang dirilis Selasa, sebagai respons terhadap ketertinggalan Jepang dibanding negara lain.

Dalam draf tersebut, pemerintah menetapkan target awal kenaikan tingkat penggunaan menjadi 50%, sekaligus mendorong investasi swasta sebesar 1 triliun yen melalui pembangunan infrastruktur AI.

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi berencana mengesahkan pedoman ini sebelum akhir tahun setelah mendengar masukan para ahli. Dokumen tersebut menjadi panduan pertama yang secara khusus mengatur pemanfaatan AI, termasuk langkah untuk meminimalkan risiko dari perkembangan teknologi yang cepat. Meski demikian, pedoman ini tidak bersifat mengikat secara hukum dan akan diperbarui setiap tahun.

Salah satu fokus pemerintah adalah memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan kapasitas lembaga khusus, AI Safety Institute. Namun, sejumlah pengamat menilai rincian soal pencegahan penyalahgunaan AI masih belum cukup jelas.

AI ditetapkan sebagai “inti dari investasi manajemen risiko”, dan pemerintah menegaskan pentingnya percepatan adopsi serta penguatan kemampuan pengembangan teknologi. Pemerintah pusat dan daerah juga akan memimpin penggunaan AI di berbagai sektor, termasuk kesehatan, keuangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan “AI fisik”, yaitu integrasi AI dengan robotika, sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing global. Untuk mendukung hal tersebut, infrastruktur penting seperti pusat data, pasokan listrik, dan jaringan komunikasi akan diperluas melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.

Selain itu, pemerintah menegaskan akan menyelidiki setiap kasus penyalahgunaan teknologi AI.

Menurut buku putih pemerintah yang dirilis Juli lalu, hanya 26,7% warga Jepang yang menggunakan AI generatif pada tahun fiskal 2024—jauh tertinggal dibanding Amerika Serikat (68,8%) dan Tiongkok (81,2%).

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi