Menu ✖

Dark Mode
Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc Godzilla Minus Zero Cetak Rekor Pendapatan Hari Pertama Film Live-Action di Jepang Jumlah Kelahiran Bayi di Jepang Naik 0,4% untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun Ilustrator Manga Food Wars! Shun Saeki Akhiri Kontrak Eksklusif dengan Shueisha Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

Teknologi

Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu

badge-check


					Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu Perbesar

Pemerintah Jepang menargetkan peningkatan drastis penggunaan kecerdasan buatan generatif di kalangan masyarakat, dari sekitar 25% pada tahun fiskal 2024 menjadi 80% di masa mendatang. Langkah ini tertuang dalam rancangan pedoman pemanfaatan AI yang dirilis Selasa, sebagai respons terhadap ketertinggalan Jepang dibanding negara lain.

Dalam draf tersebut, pemerintah menetapkan target awal kenaikan tingkat penggunaan menjadi 50%, sekaligus mendorong investasi swasta sebesar 1 triliun yen melalui pembangunan infrastruktur AI.

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi berencana mengesahkan pedoman ini sebelum akhir tahun setelah mendengar masukan para ahli. Dokumen tersebut menjadi panduan pertama yang secara khusus mengatur pemanfaatan AI, termasuk langkah untuk meminimalkan risiko dari perkembangan teknologi yang cepat. Meski demikian, pedoman ini tidak bersifat mengikat secara hukum dan akan diperbarui setiap tahun.

Salah satu fokus pemerintah adalah memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan kapasitas lembaga khusus, AI Safety Institute. Namun, sejumlah pengamat menilai rincian soal pencegahan penyalahgunaan AI masih belum cukup jelas.

AI ditetapkan sebagai “inti dari investasi manajemen risiko”, dan pemerintah menegaskan pentingnya percepatan adopsi serta penguatan kemampuan pengembangan teknologi. Pemerintah pusat dan daerah juga akan memimpin penggunaan AI di berbagai sektor, termasuk kesehatan, keuangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan “AI fisik”, yaitu integrasi AI dengan robotika, sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing global. Untuk mendukung hal tersebut, infrastruktur penting seperti pusat data, pasokan listrik, dan jaringan komunikasi akan diperluas melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.

Selain itu, pemerintah menegaskan akan menyelidiki setiap kasus penyalahgunaan teknologi AI.

Menurut buku putih pemerintah yang dirilis Juli lalu, hanya 26,7% warga Jepang yang menggunakan AI generatif pada tahun fiskal 2024—jauh tertinggal dibanding Amerika Serikat (68,8%) dan Tiongkok (81,2%).

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Toyota dan Waymo Siapkan Taksi Tanpa Sopir di Jepang Mulai 2027

31 October 2026 - 06:39 WIB

JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta

27 October 2026 - 13:10 WIB

Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman

26 October 2026 - 14:10 WIB

Jepang Uji Coba Robot Tempat Sampah Keliling di Stasiun Shinjuku

24 October 2026 - 13:47 WIB

Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh

15 October 2026 - 15:10 WIB

Trending on Teknologi