Menu

Dark Mode
Perusahaan Bus Hiroshima Rekrut Dua Warga Indonesia untuk Atasi Kekurangan Sopir Anime Tempal: Item no Chikara Ungkap Trailer Ketiga dan Dua Pengisi Suara Baru Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Pemprov Tokyo Pertimbangkan Larangan Buang Sampah Sembarangan Board Game Naruto Shippuden Battle Resmi Dibuka untuk Crowdfunding Topan Dujuan Berpotensi Dekati Tokyo pada Senin, Ganggu Perjalanan Liburan

Teknologi

Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu

badge-check


					Jepang Targetkan 80% Penggunaan AI Generatif oleh Individu Perbesar

Pemerintah Jepang menargetkan peningkatan drastis penggunaan kecerdasan buatan generatif di kalangan masyarakat, dari sekitar 25% pada tahun fiskal 2024 menjadi 80% di masa mendatang. Langkah ini tertuang dalam rancangan pedoman pemanfaatan AI yang dirilis Selasa, sebagai respons terhadap ketertinggalan Jepang dibanding negara lain.

Dalam draf tersebut, pemerintah menetapkan target awal kenaikan tingkat penggunaan menjadi 50%, sekaligus mendorong investasi swasta sebesar 1 triliun yen melalui pembangunan infrastruktur AI.

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi berencana mengesahkan pedoman ini sebelum akhir tahun setelah mendengar masukan para ahli. Dokumen tersebut menjadi panduan pertama yang secara khusus mengatur pemanfaatan AI, termasuk langkah untuk meminimalkan risiko dari perkembangan teknologi yang cepat. Meski demikian, pedoman ini tidak bersifat mengikat secara hukum dan akan diperbarui setiap tahun.

Salah satu fokus pemerintah adalah memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan kapasitas lembaga khusus, AI Safety Institute. Namun, sejumlah pengamat menilai rincian soal pencegahan penyalahgunaan AI masih belum cukup jelas.

AI ditetapkan sebagai “inti dari investasi manajemen risiko”, dan pemerintah menegaskan pentingnya percepatan adopsi serta penguatan kemampuan pengembangan teknologi. Pemerintah pusat dan daerah juga akan memimpin penggunaan AI di berbagai sektor, termasuk kesehatan, keuangan, pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan “AI fisik”, yaitu integrasi AI dengan robotika, sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing global. Untuk mendukung hal tersebut, infrastruktur penting seperti pusat data, pasokan listrik, dan jaringan komunikasi akan diperluas melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.

Selain itu, pemerintah menegaskan akan menyelidiki setiap kasus penyalahgunaan teknologi AI.

Menurut buku putih pemerintah yang dirilis Juli lalu, hanya 26,7% warga Jepang yang menggunakan AI generatif pada tahun fiskal 2024—jauh tertinggal dibanding Amerika Serikat (68,8%) dan Tiongkok (81,2%).

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi