Menu

Dark Mode
Trailer Baru Ranma ½ Season 3 Dirilis, Tayang Oktober 2026 di Netflix MAPPA Rilis Teaser Baru Chainsaw Man: Assassins Arc, Tatsuya Yoshihara Kembali Jadi Sutradara Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial Layanan Tokaido Shinkansen Dihentikan Setelah Seseorang Masuk ke Jalur Rel di Hamamatsu Jepang Naikkan Biaya Visa Single Entry hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026 Kebakaran di SD Tokyo, 10 Orang Terluka dan Ratusan Siswa Dievakuasi

News

Feri di Jepang Mulai Beroperasi dengan Teknologi Navigasi Otonom, Pertama di Dunia

badge-check


					Feri di Jepang Mulai Beroperasi dengan Teknologi Navigasi Otonom, Pertama di Dunia Perbesar

Sebuah kapal feri penumpang yang melayani rute antara Prefektur Okayama dan Pulau Shodoshima di Jepang barat mulai menggunakan teknologi navigasi otomatis—yang diklaim sebagai yang pertama di dunia—menurut Nippon Foundation pada Rabu.

Feri bernama Olympia Dream Seto, yang beroperasi antara Pelabuhan Shin-Okayama di Prefektur Okayama dan Pelabuhan Tonosho di Pulau Shodoshima, akan mulai beroperasi secara semi-otonom mulai Kamis setelah menerima sertifikasi pemerintah untuk penggunaan teknologi tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar di atas kapal saat berlayar, Mitsuyuki Unno, direktur eksekutif Nippon Foundation—lembaga yang menangani isu kelautan dan transportasi—mengatakan bahwa inisiatif ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di Jepang serta memastikan keberlanjutan transportasi ke pulau-pulau terpencil yang berpenduduk.

Dalam demonstrasi, feri itu terlihat bergerak menjauh dari dermaga dengan mulus dan melaju di perairan tenang. Sistemnya juga menunjukkan kemampuan mendeteksi kapal lain di depan dan mengubah rute secara otomatis.

Kokusai Ryobi Ferry Co., operator feri tersebut, menyatakan bahwa mereka menargetkan penggunaan penuh fungsi navigasi otonom setelah para kru semakin terbiasa dengan sistem tersebut.

Inisiatif ini merupakan bagian dari proyek besar untuk mengomersialkan kapal tanpa awak yang melibatkan Nippon Foundation dan lebih dari 50 perusahaan lainnya. Jika berhasil diwujudkan, proyek ini diharapkan dapat menstabilkan logistik dan mengurangi kecelakaan di laut.

Tiga kapal lainnya—termasuk sebuah kapal kontainer—juga dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial dengan teknologi serupa pada April 2026.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Reklamasi Laut Okinawa untuk Relokasi Pangkalan Militer AS yang Kontroversial

20 June 2026 - 12:10 WIB

Layanan Tokaido Shinkansen Dihentikan Setelah Seseorang Masuk ke Jalur Rel di Hamamatsu

20 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Naikkan Biaya Visa Single Entry hingga 5 Kali Lipat Mulai Juli 2026

20 June 2026 - 06:54 WIB

Kebakaran di SD Tokyo, 10 Orang Terluka dan Ratusan Siswa Dievakuasi

19 June 2026 - 14:50 WIB

Shinkansen Bertema Disney Mulai Beroperasi, Rayakan HUT ke-25 Tokyo DisneySea

19 June 2026 - 13:56 WIB

Trending on News