Menu

Dark Mode
Netflix Rilis Video Baru Cosmic Princess Kaguya!, Tayang 22 Januari Survei: Anak Muda Jepang Makin Positif soal Pacaran dan Pernikahan Kebakaran Hutan Terjadi di Gunma, Pemerintah Minta Bantuan Pasukan Bela Diri Novel Isekai Full Clearing Another World under a Goddess with Zero Believers Dapat Adaptasi Anime TV Ungkapan Jepang Khas Chat & Internet yang Sering Dipakai Nōkanshi: Profesi Sunyi yang Menjaga Martabat di Akhir Hayat di Jepang

News

Lonjakan Turis Asing Bikin Sampah Membludak. Shibuya Berlakukan Aturan Baru: Kafe & Konbini Wajib Sediakan Tempat Sampah

badge-check


					Garbage and recycling bins Perbesar

Garbage and recycling bins

Distrik Shibuya di Tokyo berencana memberlakukan aturan baru yang mewajibkan kafe, konbini, hingga toko makanan cepat saji untuk menyediakan tempat sampah. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya masalah sampah sembarangan khususnya dari wisatawan yang semakin parah di kawasan populer seperti Shibuya, Harajuku, dan Ebisu.

Menurut hasil survei pemerintah distrik, sekitar 75% sampah yang dibuang sembarangan berasal dari barang bawaan takeout, seperti wadah makanan ringan konbini dan gelas minuman kafe. Dominasi sampah jenis ini membuat kawasan sekitar stasiun-stasiun utama semakin sulit dibersihkan.

Karena itu, Shibuya akan mengajukan rancangan perubahan peraturan daerah pada sidang 10 Desember mendatang. Jika disetujui, toko-toko yang menjual produk untuk dibawa pulang wajib memiliki tempat sampah di area mereka. Bila tidak, mereka dapat dikenai denda hingga 50.000 yen.

Sebelumnya, kewajiban menyediakan tempat sampah hanya diberlakukan untuk operator mesin penjual otomatis. Dengan revisi aturan ini, konbini, kafe, toko dessert, hingga jaringan fast food akan berada di bawah ketentuan yang sama. Selain itu, warga atau turis yang kedapatan membuang sampah sembarangan juga dapat dikenai denda 2.000 yen.

Menurut pihak distrik, ini akan menjadi aturan pertama di Tokyo yang memberikan sanksi kepada toko karena tidak menyediakan tempat sampah. Pemerintah Shibuya menegaskan bahwa toko harus ikut bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan dari produk yang mereka jual.

Jika rancangan ini disetujui, aturan baru akan mulai berlaku pada April tahun depan, dan penerapan denda direncanakan mulai Juni.

Sc : TBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei: Anak Muda Jepang Makin Positif soal Pacaran dan Pernikahan

12 January 2026 - 11:10 WIB

Kebakaran Hutan Terjadi di Gunma, Pemerintah Minta Bantuan Pasukan Bela Diri

12 January 2026 - 10:10 WIB

Ancaman China Dominasi Kekhawatiran Keamanan Publik Jepang

10 January 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Royalti Musik Latar untuk Kafe dan Gym

10 January 2026 - 18:10 WIB

Hampir 1 dari 10 Anak Muda di Jepang Kini Berasal dari Warga Asing

10 January 2026 - 18:10 WIB

Trending on News