Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Lonjakan Turis Asing Bikin Sampah Membludak. Shibuya Berlakukan Aturan Baru: Kafe & Konbini Wajib Sediakan Tempat Sampah

badge-check


					Garbage and recycling bins Perbesar

Garbage and recycling bins

Distrik Shibuya di Tokyo berencana memberlakukan aturan baru yang mewajibkan kafe, konbini, hingga toko makanan cepat saji untuk menyediakan tempat sampah. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya masalah sampah sembarangan khususnya dari wisatawan yang semakin parah di kawasan populer seperti Shibuya, Harajuku, dan Ebisu.

Menurut hasil survei pemerintah distrik, sekitar 75% sampah yang dibuang sembarangan berasal dari barang bawaan takeout, seperti wadah makanan ringan konbini dan gelas minuman kafe. Dominasi sampah jenis ini membuat kawasan sekitar stasiun-stasiun utama semakin sulit dibersihkan.

Karena itu, Shibuya akan mengajukan rancangan perubahan peraturan daerah pada sidang 10 Desember mendatang. Jika disetujui, toko-toko yang menjual produk untuk dibawa pulang wajib memiliki tempat sampah di area mereka. Bila tidak, mereka dapat dikenai denda hingga 50.000 yen.

Sebelumnya, kewajiban menyediakan tempat sampah hanya diberlakukan untuk operator mesin penjual otomatis. Dengan revisi aturan ini, konbini, kafe, toko dessert, hingga jaringan fast food akan berada di bawah ketentuan yang sama. Selain itu, warga atau turis yang kedapatan membuang sampah sembarangan juga dapat dikenai denda 2.000 yen.

Menurut pihak distrik, ini akan menjadi aturan pertama di Tokyo yang memberikan sanksi kepada toko karena tidak menyediakan tempat sampah. Pemerintah Shibuya menegaskan bahwa toko harus ikut bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan dari produk yang mereka jual.

Jika rancangan ini disetujui, aturan baru akan mulai berlaku pada April tahun depan, dan penerapan denda direncanakan mulai Juni.

Sc : TBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News