Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Baru Pertama Kali Masuk Circle Pertemanan

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Baru Pertama Kali Masuk Circle Pertemanan Perbesar

Masuk ke circle pertemanan baru di Jepang sering terasa lebih canggung dibandingkan di Indonesia. Orang Jepang cenderung menjaga jarak di awal, berbicara hati-hati, dan menghindari kesan terlalu agresif atau sok akrab. Karena itu, bahasa yang digunakan di tahap awal pertemanan sangat menentukan kesan pertama.

Berikut ungkapan dan cara bicara yang biasa dipakai orang Jepang saat baru pertama kali masuk circle pertemanan.


1. Perkenalan Diri yang Sederhana dan Tidak Berlebihan

Orang Jepang jarang memperkenalkan diri dengan panjang lebar.

Contoh:

はじめまして。〇〇です。
よろしくお願いします。

Artinya:

“Salam kenal, saya ○○. Mohon kerja samanya.”

Kalimat pendek seperti ini justru terasa sopan dan aman.


2. Menunjukkan Posisi sebagai Pendatang Baru

Menegaskan bahwa kamu masih “orang baru” bisa mencairkan suasana.

Contoh:

まだよく分からないことが多いんですが…
“Saya masih banyak belum paham…”

Ini memberi kesan rendah hati dan terbuka.


3. Menggunakan “〜なんですね” untuk Menunjukkan Ketertarikan

Daripada bertanya langsung, orang Jepang sering mengonfirmasi dengan lembut.

Contoh:

みんな同じ大学なんですね。
“Oh, kalian satu universitas ya.”

Cara ini lebih natural daripada bertanya terus-menerus.


4. Respon Aman untuk Ikut Percakapan

Kalau belum terlalu kenal, respon singkat lebih aman.

Contoh:

  • そうなんですね。

  • なるほど。

  • たしかに。

Respon ini menunjukkan kamu mendengarkan tanpa memotong pembicaraan.


5. Bertanya dengan Nada Tidak Menginterogasi

Hindari pertanyaan pribadi di awal.

Contoh aman:

普段はどんなことしてるんですか?
“Biasanya ngapain aja?”

Contoh yang sebaiknya dihindari:

  • soal gaji

  • status hubungan

  • alasan pribadi pindah kerja/sekolah


6. Menggunakan “よかったら” Saat Mengajak

Kalau mau mulai mengajak ngobrol atau ikut kegiatan.

Contoh:

よかったら、今度一緒に行きませんか。
“Kalau mau, lain kali ikut bareng?”

Memberi ruang bagi mereka untuk menolak tanpa sungkan.


7. Menjaga Jarak dengan Bahasa Netral

Di awal, pakai:

  • です・ます

  • nama + さん

Hindari:

  • bahasa terlalu kasual

  • memanggil nama tanpa honorifik

Biasanya, orang Jepang sendiri yang akan memberi sinyal kapan boleh santai.


8. Ungkapan Aman Saat Pulang atau Berpisah

Contoh:

今日はありがとうございました。
“Terima kasih untuk hari ini.”

またよろしくお願いします。
“Mohon kerja samanya ke depannya.”

Kalimat sederhana tapi sangat penting untuk kesan akhir.


9. Cara Halus Menolak Ajakan di Awal

Kalau belum nyaman.

Contoh:

すみません、その日はちょっと…。
“Maaf, hari itu agak sulit…”

Tidak perlu penjelasan panjang.


10. Diam Juga Termasuk Komunikasi

Dalam circle Jepang, tidak banyak bicara di awal bukan hal buruk. Mendengarkan, mengangguk, dan merespons seperlunya sudah cukup untuk membangun kepercayaan.


Masuk circle pertemanan di Jepang bukan soal cepat akrab, tapi soal memberi rasa aman satu sama lain. Dengan bahasa yang sederhana, nada yang halus, dan sikap tidak memaksakan diri, hubungan biasanya akan berkembang secara alami.

Setelah kepercayaan terbentuk, barulah bahasa jadi lebih santai dan jarak perlahan menghilang.
Pelan-pelan, tapi pasti—itulah gaya pertemanan ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman

16 February 2026 - 17:10 WIB

Kata Jepang yang Sering Diucapkan Pelayan Restoran

13 February 2026 - 19:30 WIB

Kosakata Jepang untuk Diskon, Promo, dan Harga Spesial

12 February 2026 - 18:10 WIB

Tips Menghindari Nyeri Kaki Saat Traveling di Jepang

11 February 2026 - 18:10 WIB

Kosakata Jepang untuk Transit & Perpindahan Jalur Kereta

11 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang