Bank of Japan (BOJ) diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini setelah pada akhir 2025 menaikkan target suku bunga kebijakan ke level tertinggi dalam sekitar 30 tahun, yakni di atas 0,5 persen.
Bank sentral Jepang kini semakin yakin bahwa siklus positif, di mana upah dan harga sama-sama meningkat, akan benar-benar terbentuk dalam perekonomian Jepang.
Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, BOJ diperkirakan akan mulai melakukan pembahasan serius mengenai kenaikan suku bunga tambahan jika kenaikan upah yang solid dapat dikonfirmasi dalam perundingan tahunan antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan, atau shunto, yang berlangsung pada musim semi tahun ini.
Dalam sebuah pidato pada akhir tahun lalu, Gubernur BOJ Kazuo Ueda menegaskan niat bank sentral untuk terus menaikkan suku bunga seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dan harga. Ia menyatakan bahwa penyesuaian tingkat pelonggaran moneter secara tepat diyakini akan membantu mencapai target stabilitas harga BOJ sebesar 2 persen secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
BOJ sendiri telah mengakhiri kebijakan pelonggaran moneter besar-besaran pada Maret 2024 dengan mencabut suku bunga negatif. Sejak saat itu, bank sentral secara bertahap menaikkan suku bunga kebijakannya.
Sc : nippon







