Menu

Dark Mode
Kagurabachi Resmi Jadi Anime, Tayang April 2027 + World Tour Global! Kebebasan Pers Jepang Naik, Kini Ungguli AS dalam Ranking Global Pegawai Kebun Binatang Jepang Ditangkap, Istri Diduga Dibakar di Krematorium Kebun Binatang Surabaya Pinjamkan Komodo ke Jepang, Akan Tukar dengan Satwa Mamalia Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

News

Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret

badge-check

Jaringan bus di Tokyo selama ini sering kurang mendapat perhatian dibanding sistem keretanya yang terkenal sangat efisien. Padahal bus merupakan bagian penting dari sistem transportasi kota yang menjadi salah satu yang terbesar dan tersibuk di dunia.

Namun, di tengah tetap berjalannya layanan kereta—bahkan dengan rencana kenaikan tarif—kondisi layanan bus justru semakin sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, operator bus di Tokyo menghapus puluhan rute dan mengurangi frekuensi layanan akibat kekurangan sopir yang kronis.

Pengumuman terbaru datang dari Tokyo Metropolitan Bureau of Transportation, yang pada 2 Maret menyatakan bahwa layanan bus tengah malam di jaringan Toei Bus akan dihentikan mulai 31 Maret.

Layanan tengah malam ini mengacu pada bus yang berangkat pukul 23.00 atau lebih, dengan tarif 420 yen, dua kali lipat dari tarif normal 210 yen. Setelah kebijakan baru diterapkan, layanan tersebut akan dihentikan sepenuhnya di enam rute yang masih tersisa.

Enam rute yang terdampak adalah:

  • Rute 02: dari Oji Station menuju Toshima Gochome Danchi

  • Rute 03: dari Nishi-Kasai Station menuju Minami-Kasai

  • Rute 07: antara Shinagawa Station (pintu keluar Konan) dan Yashio Park Town

  • Rute 11: dari Oji Station menuju Shinden Nichome

  • Rute 12: antara Funabori Station dan Shin-Koiwa Station

  • Rute 13: dari Tokyo Station (pintu keluar Marunouchi Selatan) menuju Ariake Itchome

Penghapusan layanan ini diperkirakan akan berdampak besar bagi pekerja yang pulang larut malam dan tinggal jauh dari stasiun kereta atau subway. Bagi sebagian komuter di Tokyo, berkurangnya opsi transportasi ini mungkin berarti harus mencari alternatif lain, seperti bersepeda untuk perjalanan pulang.

Sc : timeout

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kebebasan Pers Jepang Naik, Kini Ungguli AS dalam Ranking Global

1 May 2026 - 12:10 WIB

Pegawai Kebun Binatang Jepang Ditangkap, Istri Diduga Dibakar di Krematorium

1 May 2026 - 10:10 WIB

Kebun Binatang Surabaya Pinjamkan Komodo ke Jepang, Akan Tukar dengan Satwa Mamalia

1 May 2026 - 06:34 WIB

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

Trending on News