Menu ✖

Dark Mode
Patung Rathalos dan Lagiacrus Monster Hunter Berukuran Asli Bakal Hadir di Mal Jepang Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan Game Attack on Titan 3 Rilis Desember 2026, Hadirkan Cerita Anime dari Awal hingga Akhir Istana Kekaisaran Jepang Buka Pusat Wisata Baru, Ada Kafe Pertama dan Dek Observasi di Atap

News

Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret

badge-check

Jaringan bus di Tokyo selama ini sering kurang mendapat perhatian dibanding sistem keretanya yang terkenal sangat efisien. Padahal bus merupakan bagian penting dari sistem transportasi kota yang menjadi salah satu yang terbesar dan tersibuk di dunia.

Namun, di tengah tetap berjalannya layanan kereta—bahkan dengan rencana kenaikan tarif—kondisi layanan bus justru semakin sulit. Dalam beberapa tahun terakhir, operator bus di Tokyo menghapus puluhan rute dan mengurangi frekuensi layanan akibat kekurangan sopir yang kronis.

Pengumuman terbaru datang dari Tokyo Metropolitan Bureau of Transportation, yang pada 2 Maret menyatakan bahwa layanan bus tengah malam di jaringan Toei Bus akan dihentikan mulai 31 Maret.

Layanan tengah malam ini mengacu pada bus yang berangkat pukul 23.00 atau lebih, dengan tarif 420 yen, dua kali lipat dari tarif normal 210 yen. Setelah kebijakan baru diterapkan, layanan tersebut akan dihentikan sepenuhnya di enam rute yang masih tersisa.

Enam rute yang terdampak adalah:

  • Rute 02: dari Oji Station menuju Toshima Gochome Danchi

  • Rute 03: dari Nishi-Kasai Station menuju Minami-Kasai

  • Rute 07: antara Shinagawa Station (pintu keluar Konan) dan Yashio Park Town

  • Rute 11: dari Oji Station menuju Shinden Nichome

  • Rute 12: antara Funabori Station dan Shin-Koiwa Station

  • Rute 13: dari Tokyo Station (pintu keluar Marunouchi Selatan) menuju Ariake Itchome

Penghapusan layanan ini diperkirakan akan berdampak besar bagi pekerja yang pulang larut malam dan tinggal jauh dari stasiun kereta atau subway. Bagi sebagian komuter di Tokyo, berkurangnya opsi transportasi ini mungkin berarti harus mencari alternatif lain, seperti bersepeda untuk perjalanan pulang.

Sc : timeout

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi

3 November 2026 - 13:10 WIB

Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan

3 November 2026 - 10:10 WIB

Istana Kekaisaran Jepang Buka Pusat Wisata Baru, Ada Kafe Pertama dan Dek Observasi di Atap

2 November 2026 - 13:10 WIB

Bandara Narita Jepang Berencana Satukan 3 Terminal Jadi Satu Mulai 2030-an

2 November 2026 - 13:10 WIB

1 WNI Dilaporkan Tewas Terseret Ombak Saat Memancing di Pantai Ibaraki, Jepang

2 November 2026 - 11:10 WIB

Trending on News