Menu

Dark Mode
Lebih dari 60% Anak Muda di Bawah 30 Tahun di Jepang Tidak Ingin Punya Anak Polisi Jepang Tangkap 7 Orang Termasuk Anggota Yakuza Terkait Perampokan Rp44 Miliar di Tokyo Indonesia dan Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Energi Nuklir di Tokyo Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik Buku Anak Legendaris “Little Mouse’s Red Vest” Akan Jadi Anime, Tayang April

News

Polisi Jepang Tangkap 7 Orang Termasuk Anggota Yakuza Terkait Perampokan Rp44 Miliar di Tokyo

badge-check


					Polisi Jepang Tangkap 7 Orang Termasuk Anggota Yakuza Terkait Perampokan Rp44 Miliar di Tokyo Perbesar

Polisi Jepang menangkap tujuh pria, termasuk anggota kelompok Yamaguchi-gumi, atas dugaan merampok koper berisi uang tunai sekitar 420 juta yen (sekitar 2,6 juta dolar AS) di kawasan Ueno, Tokyo, pada Januari lalu.

Salah satu tersangka adalah Jinryu Kano (21), seorang anggota eksekutif dari salah satu faksi Yamaguchi-gumi, yang merupakan salah satu sindikat kejahatan terbesar di Jepang. Polisi menyebut Kano dan enam tersangka lainnya diduga bersekongkol dengan beberapa orang lain untuk melakukan perampokan terhadap para korban, termasuk seorang pria asal China berusia sekitar 40 tahun.

Menurut penyelidikan, para pelaku menyemprot korban dengan semprotan merica (pepper spray) sebelum membawa kabur tiga koper berisi uang tunai pada malam 29 Januari.

Penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan hubungan kasus ini dengan dua insiden serupa yang terjadi tak lama setelahnya di Haneda Airport di Tokyo serta di Hong Kong.

Beberapa jam setelah kejadian di Ueno, empat pria yang membawa 190 juta yen diserang oleh kelompok lain yang terdiri dari empat orang di Bandara Haneda. Namun dalam insiden tersebut tidak ada uang yang berhasil dirampas.

Dua kurir dari kelompok itu kemudian terbang ke Hong Kong. Di sana, tas berisi sekitar 51 juta yen dicuri dari mereka di luar sebuah tempat penukaran mata uang. Kasus di Hong Kong tersebut telah menyeret empat orang ke proses hukum.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Lebih dari 60% Anak Muda di Bawah 30 Tahun di Jepang Tidak Ingin Punya Anak

16 March 2026 - 11:10 WIB

Indonesia dan Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Energi Nuklir di Tokyo

16 March 2026 - 07:27 WIB

Kekurangan Sopir, Tokyo Hapus Layanan Bus Tengah Malam Mulai Akhir Maret

13 March 2026 - 21:08 WIB

Honda Terancam Rugi Rp250 Triliun Akibat Perubahan Strategi Mobil Listrik

13 March 2026 - 18:00 WIB

Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak untuk Cegah Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

13 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on News