Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungan Kenegaraan ke Jepang 29-31 Maret 2026 Harga BBM Jepang Turun Tajam Usai Tembus Rekor, Disubsidi Besar-Besaran Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang Anime Jack-of-All-Trades, Party of None Dipastikan Lanjut ke Season 2 Hubungan Kian Memburuk? Jepang “Turunkan Status” Diplomatik dengan China

News

Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah

badge-check


					Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah Perbesar

Sebuah kota di Jepang bagian barat diketahui telah keliru menarik pajak properti (tanah dan rumah) dari rekening orang yang salah—yang kebetulan memiliki nama yang sama—selama 16 tahun.

Total dana yang terambil secara tidak sengaja mencapai 1.153.300 yen (sekitar Rp70 jutaan), dan pemerintah Kota Shimonoseki berencana mengembalikannya beserta bunga.

Kesalahan ini bermula pada 14 Desember 2009, ketika seorang warga mengajukan perubahan rekening bank untuk pembayaran pajak otomatis. Namun, karena kolom nomor identifikasi tidak diisi, petugas kota mencari data secara manual dan justru memasukkan nomor milik orang lain dengan nama yang sama—tanpa memastikan alamatnya cocok.

Masalah ini baru terungkap setelah warga yang menjadi korban meninggal dunia pada akhir Desember 2025. Keluarganya kemudian menghubungi pihak kota pada akhir Februari, yang akhirnya membuka fakta kesalahan tersebut.

Pemerintah kota telah menjelaskan situasinya kepada keluarga dan akan mengembalikan sekitar 1,6 juta yen (sekitar Rp100 jutaan), termasuk bunga, setelah perhitungan akhir selesai.

Sementara itu, orang yang seharusnya membayar pajak justru akan diminta melunasi sekitar 300.000 yen untuk lima tahun terakhir—periode yang masih belum kedaluwarsa secara hukum.

Akibat kejadian ini, pemerintah kota diperkirakan mengalami kerugian sekitar 800.000 yen. Namun, mereka menyatakan tidak akan mengungkap identitas pegawai yang melakukan kesalahan tersebut.

Dalam konferensi pers, pejabat keuangan kota menyampaikan permintaan maaf, seraya menambahkan bahwa mereka tidak bisa meminta maaf langsung kepada korban karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia, dan berjanji akan segera menyelesaikan pengembalian dana kepada keluarga.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungan Kenegaraan ke Jepang 29-31 Maret 2026

26 March 2026 - 10:35 WIB

Harga BBM Jepang Turun Tajam Usai Tembus Rekor, Disubsidi Besar-Besaran

26 March 2026 - 10:10 WIB

Hubungan Kian Memburuk? Jepang “Turunkan Status” Diplomatik dengan China

25 March 2026 - 12:43 WIB

Jepang Akan Manfaatkan Mal Bawah Tanah dan Stasiun sebagai Bunker Darurat

25 March 2026 - 11:10 WIB

Jepang Perketat Aturan Drone, Zona Larangan Terbang Diperluas

25 March 2026 - 10:10 WIB

Trending on News