Menu

Dark Mode
Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

News

Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah

badge-check


					Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah Perbesar

Sebuah kota di Jepang bagian barat diketahui telah keliru menarik pajak properti (tanah dan rumah) dari rekening orang yang salah—yang kebetulan memiliki nama yang sama—selama 16 tahun.

Total dana yang terambil secara tidak sengaja mencapai 1.153.300 yen (sekitar Rp70 jutaan), dan pemerintah Kota Shimonoseki berencana mengembalikannya beserta bunga.

Kesalahan ini bermula pada 14 Desember 2009, ketika seorang warga mengajukan perubahan rekening bank untuk pembayaran pajak otomatis. Namun, karena kolom nomor identifikasi tidak diisi, petugas kota mencari data secara manual dan justru memasukkan nomor milik orang lain dengan nama yang sama—tanpa memastikan alamatnya cocok.

Masalah ini baru terungkap setelah warga yang menjadi korban meninggal dunia pada akhir Desember 2025. Keluarganya kemudian menghubungi pihak kota pada akhir Februari, yang akhirnya membuka fakta kesalahan tersebut.

Pemerintah kota telah menjelaskan situasinya kepada keluarga dan akan mengembalikan sekitar 1,6 juta yen (sekitar Rp100 jutaan), termasuk bunga, setelah perhitungan akhir selesai.

Sementara itu, orang yang seharusnya membayar pajak justru akan diminta melunasi sekitar 300.000 yen untuk lima tahun terakhir—periode yang masih belum kedaluwarsa secara hukum.

Akibat kejadian ini, pemerintah kota diperkirakan mengalami kerugian sekitar 800.000 yen. Namun, mereka menyatakan tidak akan mengungkap identitas pegawai yang melakukan kesalahan tersebut.

Dalam konferensi pers, pejabat keuangan kota menyampaikan permintaan maaf, seraya menambahkan bahwa mereka tidak bisa meminta maaf langsung kepada korban karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia, dan berjanji akan segera menyelesaikan pengembalian dana kepada keluarga.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal

19 August 2026 - 13:10 WIB

Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

19 August 2026 - 12:10 WIB

Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah

19 August 2026 - 10:10 WIB

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News