Menu

Dark Mode
Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2

News

Buron 7 Tahun, Pria Jepang Ditangkap atas Kasus Pembunuhan Wanita di Roppongi

badge-check


					pict by reddit Perbesar

pict by reddit

Polisi Tokyo menangkap seorang pria berusia 47 tahun pada Sabtu atas dugaan pembunuhan seorang wanita berusia 29 tahun di sebuah apartemen di kawasan Roppongi, Tokyo, pada tahun 2018.

Tersangka bernama Nobuaki Takahashi, yang alamat dan pekerjaannya tidak diketahui, mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak memiliki komentar terkait kasus tersebut.

Sehari setelah kejadian pembunuhan pada 2018, tersangka melarikan diri ke Malaysia. Kepolisian Metropolitan Tokyo kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan pada Juni 2019 dan menerbitkan red notice melalui Interpol.

Takahashi diduga membunuh korban dengan cara memukul kepala wanita tersebut berulang kali menggunakan benda tumpul di apartemennya di Roppongi pada 11 atau 12 Oktober 2018.

Menurut sumber penyelidikan, penyebab kematian adalah kerusakan otak akibat retak pada tengkorak. Polisi menemukan dumbbell berlumuran darah di dalam kamar dan menduga benda tersebut digunakan sebagai senjata pembunuhan.

Tersangka dan korban diketahui bertemu di sebuah restoran pada tahun 2018. Pada Juli tahun yang sama, Takahashi sempat ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap korban, namun tidak didakwa setelah laporan korban dicabut.

Pihak berwenang Malaysia kemudian memberi tahu Jepang bahwa tersangka telah ditahan dan akan dideportasi. Polisi Jepang mengirim penyidik ke Malaysia dan menangkap Takahashi di dalam pesawat menuju Narita International Airport.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui perwakilannya, ibu korban yang berusia 60 tahun mengungkapkan bahwa selama lebih dari tujuh tahun ia hidup dalam kerinduan mendalam untuk bertemu kembali dengan putrinya, serta dipenuhi kemarahan terhadap tersangka.

Ia juga menegaskan bahwa putrinya tidak memiliki hubungan dengan tersangka, melainkan menjadi korban yang dikendalikan dan hidup dalam ketakutan akibat kekerasan yang dilakukan pelaku.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News