Menu

Dark Mode
Pria WNI Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyusup ke Rumah Kosong untuk Mencuri Buron 7 Tahun, Pria Jepang Ditangkap atas Kasus Pembunuhan Wanita di Roppongi Gempa M6,2 Guncang Hokkaido, Jepang, Tanpa Peringatan Tsunami Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya Light Novel Arafō Kenja no Isekai Seikatsu Nikki Resmi Dapat Adaptasi Anime Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional

News

Buron 7 Tahun, Pria Jepang Ditangkap atas Kasus Pembunuhan Wanita di Roppongi

badge-check


					pict by reddit Perbesar

pict by reddit

Polisi Tokyo menangkap seorang pria berusia 47 tahun pada Sabtu atas dugaan pembunuhan seorang wanita berusia 29 tahun di sebuah apartemen di kawasan Roppongi, Tokyo, pada tahun 2018.

Tersangka bernama Nobuaki Takahashi, yang alamat dan pekerjaannya tidak diketahui, mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak memiliki komentar terkait kasus tersebut.

Sehari setelah kejadian pembunuhan pada 2018, tersangka melarikan diri ke Malaysia. Kepolisian Metropolitan Tokyo kemudian mengeluarkan surat perintah penangkapan pada Juni 2019 dan menerbitkan red notice melalui Interpol.

Takahashi diduga membunuh korban dengan cara memukul kepala wanita tersebut berulang kali menggunakan benda tumpul di apartemennya di Roppongi pada 11 atau 12 Oktober 2018.

Menurut sumber penyelidikan, penyebab kematian adalah kerusakan otak akibat retak pada tengkorak. Polisi menemukan dumbbell berlumuran darah di dalam kamar dan menduga benda tersebut digunakan sebagai senjata pembunuhan.

Tersangka dan korban diketahui bertemu di sebuah restoran pada tahun 2018. Pada Juli tahun yang sama, Takahashi sempat ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap korban, namun tidak didakwa setelah laporan korban dicabut.

Pihak berwenang Malaysia kemudian memberi tahu Jepang bahwa tersangka telah ditahan dan akan dideportasi. Polisi Jepang mengirim penyidik ke Malaysia dan menangkap Takahashi di dalam pesawat menuju Narita International Airport.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui perwakilannya, ibu korban yang berusia 60 tahun mengungkapkan bahwa selama lebih dari tujuh tahun ia hidup dalam kerinduan mendalam untuk bertemu kembali dengan putrinya, serta dipenuhi kemarahan terhadap tersangka.

Ia juga menegaskan bahwa putrinya tidak memiliki hubungan dengan tersangka, melainkan menjadi korban yang dikendalikan dan hidup dalam ketakutan akibat kekerasan yang dilakukan pelaku.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria WNI Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyusup ke Rumah Kosong untuk Mencuri

27 April 2026 - 10:10 WIB

Gempa M6,2 Guncang Hokkaido, Jepang, Tanpa Peringatan Tsunami

27 April 2026 - 06:55 WIB

Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

24 April 2026 - 17:10 WIB

Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market?

24 April 2026 - 07:17 WIB

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Trending on News