Sebuah patung kecoak raksasa berbahan perunggu di desa pegunungan Kamikitayama, Prefektur Nara, Jepang, mendadak jadi daya tarik wisata unik yang viral. Patung bernama “Gokiburiten” itu berbentuk kecoak berotot dengan pose ala pegulat sumo dan berdiri di area Kuil Rinsenji.
Jepang Umumkan Skuad Piala Dunia 2026
Patung setinggi sekitar 170 cm ini sebenarnya dibuat lebih dari 25 tahun lalu sebagai monumen penghormatan untuk hama kecoak. Namun kini, banyak wisatawan dari Jepang hingga luar negeri datang khusus untuk melihatnya secara langsung.
Pembuat patung tersebut, seniman Hiroo Amano, mengatakan ia sengaja membuat kecoak dengan tampilan kuat dan dramatis, terinspirasi dari pose kabuki dan ritual sumo Jepang. Uniknya lagi, di bagian perut patung terdapat miniatur kota manusia sebagai simbol bahwa manusia justru “menumpang hidup” pada alam dan makhluk lain.
Patung ini dipesan oleh perusahaan pengendali hama asal Osaka bernama Sono, yang setiap tahunnya menangani ribuan kasus pembasmian kecoak. Sang pendiri perusahaan mengaku ingin membuat sesuatu yang “nyeleneh dan berbeda dari biasanya.”
Kini, patung tersebut justru membantu menarik perhatian ke Kamikitayama, desa kecil yang mengalami penurunan populasi. Banyak anak muda hingga turis asing dari China dan Polandia datang untuk berfoto dan melihat langsung “dewa kecoak” yang unik ini.
Warga lokal mengatakan keberadaan patung tersebut membuat desa jadi lebih ramai dan membuka interaksi baru dengan pengunjung dari luar daerah.
Sc : JT








