Menu

Dark Mode
WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen WNI di Jepang Ditangkap Lagi, Diduga Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan karena Takut Kehilangan Pekerjaan Live-Action GTO Kembali! Onizuka Hadapi Sekolah Era Media Sosial, Kini Tayang di Netflix Proyek Kereta Maglev Jepang Maju, Tapi Baru Bisa Beroperasi Paling Cepat Tahun 2036 Kaiji Kembali! Film Live-Action Baru Resmi Tayang Januari 2027 Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Resmi Dapat Adaptasi Anime, Tayang Tahun Depan

News

Amerika Serikat Uji Roket HIMARS di Jepang, Dekat Gunung Fuji

badge-check


					U.S. Marines conduct a live-fire training of the High Mobility Artillery Rocket System, short for HIMARS, at Camp Fuji, in Gotemba, southwest of Tokyo, Wednesday, May 20, 2026. (AP Photo/Hiro Komae) Perbesar

U.S. Marines conduct a live-fire training of the High Mobility Artillery Rocket System, short for HIMARS, at Camp Fuji, in Gotemba, southwest of Tokyo, Wednesday, May 20, 2026. (AP Photo/Hiro Komae)

Pasukan Marinir Amerika Serikat melakukan uji coba penembakan 12 roket menggunakan sistem peluncur HIMARS di area latihan dekat Gunung Fuji, Jepang, pada Rabu.

Latihan ini dilakukan di Camp Fuji, sekitar dua jam dari Tokyo, dan menjadi bagian dari kerja sama militer Amerika Serikat dengan Jepang.

HIMARS atau High Mobility Artillery Rocket System adalah sistem peluncur roket yang dipasang di atas truk militer dan dikenal dengan taktik “shoot and scoot” — menembak lalu segera berpindah posisi untuk menghindari serangan balasan.

Taktik ini semakin penting dalam peperangan modern karena penggunaan drone di medan perang membuat posisi statis lebih mudah terdeteksi.

Sistem HIMARS sebelumnya pernah digunakan militer AS di Irak dan Afghanistan. Baru-baru ini, Komando Pusat AS juga menyebut sistem tersebut dipakai dalam serangan awal terhadap Iran dengan menggunakan roket berpemandu presisi jarak jauh.

Keberadaan HIMARS dianggap sangat penting di kawasan Pasifik, terutama terkait meningkatnya ketegangan soal Taiwan. Amerika Serikat ingin memperkuat kemampuan pencegahan terhadap kemungkinan invasi China ke Taiwan.

Jika ditempatkan di Jepang atau pulau-pulau sekitar, HIMARS dengan rudal terbaru disebut mampu menjangkau target di Selat Taiwan.

Namun dalam latihan di Camp Fuji kali ini, roket yang digunakan hanyalah proyektil tiruan dengan jarak pendek.

Latihan tersebut juga dilakukan dengan koordinasi ketat bersama Pasukan Bela Diri Jepang. Sebuah jalan umum di area latihan bahkan sempat ditutup sementara sebagai langkah keamanan.

Sc : APnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen

23 July 2026 - 16:10 WIB

WNI di Jepang Ditangkap Lagi, Diduga Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan karena Takut Kehilangan Pekerjaan

23 July 2026 - 13:17 WIB

Proyek Kereta Maglev Jepang Maju, Tapi Baru Bisa Beroperasi Paling Cepat Tahun 2036

23 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Catat Hari “Panas Ekstrem” Pertama, Suhu Tembus 40°C dan Tewaskan Tiga Orang

22 July 2026 - 13:10 WIB

Kanada Resmi Bergabung sebagai Pengamat Proyek Jet Tempur Generasi Baru Jepang

22 July 2026 - 10:00 WIB

Trending on News