Polisi dan pemburu di Kota Utsunomiya, Prefektur Tochigi, akhirnya berhasil menangkap seekor beruang hitam liar pada Selasa (9/6) setelah pencarian dramatis selama beberapa hari yang menyita perhatian publik Jepang.
Kemunculan beruang tersebut membuat pemerintah kota menutup seluruh 94 SD dan SMP negeri selama dua hari berturut-turut. Warga juga diminta tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.
Beruang jantan dewasa dengan berat sekitar 100 kilogram itu ditemukan memasuki area sebuah rumah sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Polisi segera menutup lokasi dan melakukan operasi penangkapan besar-besaran. Sekitar pukul 15.45, beruang berhasil dilumpuhkan menggunakan peluru bius sebelum dimasukkan ke dalam kandang dan dibawa pergi. Pemerintah setempat masih mempertimbangkan langkah selanjutnya terhadap hewan tersebut.
Meski beruang utama telah ditangkap, sekolah-sekolah di Utsunomiya tetap ditutup pada Rabu setelah muncul laporan kemungkinan adanya beruang lain yang berkeliaran di kota.
Kasus ini terjadi di tengah meningkatnya serangan beruang di Jepang, termasuk di wilayah perkotaan. Pada tahun fiskal 2025, Jepang mencatat rekor 238 korban akibat serangan beruang, termasuk 13 korban jiwa.
Para ahli menyebut perubahan iklim yang mengurangi ketersediaan makanan alami seperti biji ek dan kacang beech, serta berkurangnya populasi di daerah pedesaan, membuat beruang semakin sering mendekati permukiman manusia untuk mencari makanan.
Sc : JT








