Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) untuk pertama kalinya melakukan uji coba penembakan rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat dari kapal perusak Chokai yang dilengkapi sistem tempur Aegis.
Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan uji coba tersebut dilakukan pada Selasa waktu setempat di Samudra Pasifik, lepas pantai Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan nasional.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Strategi Keamanan Nasional Jepang yang disahkan pada tahun 2022. Dalam strategi tersebut, Jepang memutuskan untuk memiliki kemampuan menyerang pangkalan rudal musuh sebagai bentuk pertahanan diri, yang menurut pemerintah tetap berada dalam batas Konstitusi Jepang yang berprinsip damai.
Kapal perusak Chokai dijadwalkan kembali ke pangkalan utamanya di Sasebo, Prefektur Nagasaki, sekitar bulan September, sebelum mulai bertugas di perairan sekitar Jepang dengan membawa rudal Tomahawk.
Kementerian Pertahanan juga mengungkapkan bahwa seluruh delapan kapal perusak Aegis milik Jepang nantinya akan dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk.
Pemerintah Jepang menyebut penguatan kemampuan ini bertujuan meningkatkan daya tangkal di tengah situasi keamanan kawasan yang semakin kompleks.
Sc : JT








