Gelombang panas ekstrem yang melanda Jepang diduga telah menyebabkan tiga ekor singa di Kebun Binatang Tama, Tokyo, mati akibat gangguan terkait suhu tinggi.
Pemerintah Metropolitan Tokyo pada Senin menyatakan bahwa ketiga singa tersebut diduga mengalami dehidrasi parah dan gagal fungsi banyak organ akibat cuaca yang sangat panas.
Ketiga singa itu merupakan bagian dari 16 ekor singa yang dipelihara di Tama Zoological Park, yang berada di Kota Hino, Tokyo bagian barat.
Kasus ini bermula pada 18 Juli, ketika dua singa mulai menunjukkan gejala seperti kehilangan nafsu makan. Tim dokter hewan kemudian segera memberikan perawatan.
Namun dalam beberapa hari berikutnya, kondisi terus memburuk dan gejala serupa mulai muncul pada singa-singa lainnya.
Hingga 22 Juli, total 10 ekor singa harus menjalani perawatan intensif.
Pihak kebun binatang telah berupaya menurunkan suhu kandang dengan memasang kipas angin, menyemprotkan air, serta memberikan pengobatan kepada para singa.
Meski demikian, tiga ekor singa tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya mati.
Sebagai langkah pencegahan, Tama Zoological Park menutup sementara area pameran singa sejak 23 Juli, sementara kondisi singa-singa lainnya terus dipantau oleh tim dokter hewan.
Sc : JT








