Menu

Dark Mode
Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

News

Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal

badge-check


					Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Perbesar

Polisi Osaka menangkap dua pria berkewarganegaraan Vietnam karena diduga mengubah sepeda listrik menjadi kendaraan bermotor listrik yang penggunaannya membutuhkan SIM.

Keduanya diduga menerima sekitar 170 pesanan modifikasi selama tiga tahun terakhir setelah menawarkan jasanya melalui media sosial. Dari kegiatan tersebut, mereka diperkirakan memperoleh sekitar ¥4 juta.

Salah satu tersangka, Nguyen Thanh Tai (27), disebut telah mengakui tuduhan tersebut. Kepada penyidik, mereka mengatakan ingin mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mengirim uang kepada keluarga di Vietnam.

Modifikasi yang dilakukan berupa pemasangan throttle, sehingga sepeda listrik dapat melaju hanya dengan tenaga motor tanpa perlu dikayuh.

Polisi menduga kedua pria tersebut juga bekerja sama dengan tiga perempuan Vietnam pada Januari hingga Februari untuk memodifikasi tiga sepeda listrik. Ketiga perempuan tersebut kemudian dilimpahkan kepada jaksa karena diduga menggunakan sepeda yang telah dimodifikasi tersebut di jalan.

Sepeda hasil modifikasi tersebut secara tampilan hampir tidak berbeda dari e-bike biasa. Namun, kecepatannya bisa mencapai sekitar 30 km/jam, atau sekitar dua kali lebih cepat dibanding sepeda listrik dengan bantuan kayuhan biasa.

Untuk mendapatkan pelanggan, kedua pria tersebut mempromosikan jasa modifikasi melalui media sosial, termasuk dengan mengunggah video hasil modifikasi.

Polisi Osaka menemukan aktivitas tersebut melalui media sosial dan kemudian melakukan penyelidikan. Polisi menilai kendaraan hasil modifikasi tersebut menimbulkan risiko keselamatan yang signifikan, terutama karena secara tampilan terlihat seperti sepeda listrik biasa, padahal secara hukum masuk kategori kendaraan yang berbeda.

Di Jepang, modifikasi yang membuat kendaraan dapat berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga motor dapat mengubah klasifikasinya dan membuatnya tunduk pada aturan kendaraan bermotor, termasuk kewajiban memiliki SIM.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

19 August 2026 - 12:10 WIB

Kabar Baik! Maskapai Jepang Turunkan Fuel Surcharge, Harga Tiket Internasional Akan Lebih Murah

19 August 2026 - 10:10 WIB

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News