Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal

badge-check


					Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Perbesar

Polisi Osaka menangkap dua pria berkewarganegaraan Vietnam karena diduga mengubah sepeda listrik menjadi kendaraan bermotor listrik yang penggunaannya membutuhkan SIM.

Keduanya diduga menerima sekitar 170 pesanan modifikasi selama tiga tahun terakhir setelah menawarkan jasanya melalui media sosial. Dari kegiatan tersebut, mereka diperkirakan memperoleh sekitar ¥4 juta.

Salah satu tersangka, Nguyen Thanh Tai (27), disebut telah mengakui tuduhan tersebut. Kepada penyidik, mereka mengatakan ingin mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mengirim uang kepada keluarga di Vietnam.

Modifikasi yang dilakukan berupa pemasangan throttle, sehingga sepeda listrik dapat melaju hanya dengan tenaga motor tanpa perlu dikayuh.

Polisi menduga kedua pria tersebut juga bekerja sama dengan tiga perempuan Vietnam pada Januari hingga Februari untuk memodifikasi tiga sepeda listrik. Ketiga perempuan tersebut kemudian dilimpahkan kepada jaksa karena diduga menggunakan sepeda yang telah dimodifikasi tersebut di jalan.

Sepeda hasil modifikasi tersebut secara tampilan hampir tidak berbeda dari e-bike biasa. Namun, kecepatannya bisa mencapai sekitar 30 km/jam, atau sekitar dua kali lebih cepat dibanding sepeda listrik dengan bantuan kayuhan biasa.

Untuk mendapatkan pelanggan, kedua pria tersebut mempromosikan jasa modifikasi melalui media sosial, termasuk dengan mengunggah video hasil modifikasi.

Polisi Osaka menemukan aktivitas tersebut melalui media sosial dan kemudian melakukan penyelidikan. Polisi menilai kendaraan hasil modifikasi tersebut menimbulkan risiko keselamatan yang signifikan, terutama karena secara tampilan terlihat seperti sepeda listrik biasa, padahal secara hukum masuk kategori kendaraan yang berbeda.

Di Jepang, modifikasi yang membuat kendaraan dapat berjalan sepenuhnya menggunakan tenaga motor dapat mengubah klasifikasinya dan membuatnya tunduk pada aturan kendaraan bermotor, termasuk kewajiban memiliki SIM.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News