Menu

Dark Mode
JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026 Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX Jepang Berencana Tambahkan Sektor Penerbangan dalam Program Pekerja Asing Mulai 2027 Nagoya Dilanda Hujan Lebat, Warga Terjebak dan Transportasi Lumpuh Shinjuku Tokyo Berencana Larang Airbnb di Kawasan Permukiman dan Dekat Sekolah

News

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

badge-check


					Crew members have a briefing near one of the Chinook helicopters which will be used to help battle forest fires on Kalimantan Island, on the deck of Japanese tank landing ship JS Kunisaki after its arrival at Kijing Port in Mempawah, West Kalimantan, Indonesia, on Thursday.  Image: AP/Tatan Syuflana Perbesar

Crew members have a briefing near one of the Chinook helicopters which will be used to help battle forest fires on Kalimantan Island, on the deck of Japanese tank landing ship JS Kunisaki after its arrival at Kijing Port in Mempawah, West Kalimantan, Indonesia, on Thursday. Image: AP/Tatan Syuflana

Kapal transportasi militer Jepang tiba di Pulau Kalimantan pada Kamis sebagai bagian dari misi bantuan bencana untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap beracun hingga berdampak ke negara-negara lain.

Jepang mengerahkan sekitar 300 personel, kapal pendarat JS Kunisaki, serta tiga helikopter CH-47 Chinook yang tiba di Kalimantan. Misi tersebut menjadi operasi pemadaman kebakaran di luar negeri pertama yang diketahui dilakukan oleh Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF).

Komandan kegiatan bantuan bencana, Kolonel Syunji Nakahara, mengatakan Jepang akan memanfaatkan pengalaman operasional militer Indonesia dan bekerja sama dengan pihak Indonesia agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan stabil sesegera mungkin.

Indonesia telah menghadapi kebakaran hutan dan lahan selama puluhan tahun. Tahun ini, pola El Niño yang semakin kuat serta musim kemarau berkepanjangan memperburuk kebakaran. Kabut asap bahkan menyebar hingga Filipina yang berjarak lebih dari 800 kilometer dan membuat Malaysia menetapkan status darurat di sebuah kota di Sarawak.

Polusi udara juga berdampak pada sejumlah wilayah di Sumatra hingga menyebabkan sekolah menghentikan kegiatan belajar. Kabut asap beracun tersebut dilaporkan berdampak pada lebih dari 1,4 juta pelajar di Indonesia.

Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Jepang akan digunakan untuk membantu petugas Indonesia menjangkau wilayah yang sulit diakses oleh tim pemadam kebakaran di darat. JSDF mengatakan operasi akan dimulai setelah seluruh persiapan selesai, dengan tujuan membantu masyarakat terdampak dan mencegah kerusakan semakin meluas.

Upaya pemadaman kebakaran juga melibatkan pesawat dari sejumlah negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Australia, Kanada, dan Ukraina. Kementerian Kehutanan Indonesia mencatat lebih dari 202.000 hektare lahan terbakar sepanjang Januari hingga Juli, atau hampir tiga kali luas Singapura.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Jepang Berencana Tambahkan Sektor Penerbangan dalam Program Pekerja Asing Mulai 2027

10 September 2026 - 10:10 WIB

Nagoya Dilanda Hujan Lebat, Warga Terjebak dan Transportasi Lumpuh

9 September 2026 - 13:49 WIB

Shinjuku Tokyo Berencana Larang Airbnb di Kawasan Permukiman dan Dekat Sekolah

7 September 2026 - 17:10 WIB

JR East Hentikan Sejumlah Layanan Kereta akibat Hujan Lebat di Jepang Timur

7 September 2026 - 13:43 WIB

Trending on News