Menu ✖

Dark Mode
Jepang Alokasikan Sekitar 4 Miliar Yen dari Lotre Akhir Tahun untuk Pemulihan Kumamoto Siap Siap Travelers! Jepang Terapkan Sistem Baru “Tax Free” Belanja Turis Mulai 1 November 2026 Menteri Pertanian Jepang Kembalikan Donasi Rp20 Juta yang Diduga Langgar Aturan Pemilu Anime Yona of the Dawn Lanjut ke Sekuel, Pierrot Films Jadi Studio Animasi Ular Tak Berbisa Ditemukan di Pesawat Jepang, Penerbangan Terpaksa Dibatalkan ZIPAIR Buka Rute Baru Tokyo–Kuala Lumpur, Layani Penerbangan Setiap Hari

News

Siap Siap Travelers! Jepang Terapkan Sistem Baru “Tax Free” Belanja Turis Mulai 1 November 2026

badge-check


					Siap Siap Travelers! Jepang Terapkan Sistem Baru “Tax Free” Belanja Turis Mulai 1 November 2026 Perbesar

Jepang akan mengubah sistem pembebasan pajak atau tax-free bagi wisatawan asing mulai 1 November 2026. Melalui sistem baru ini, wisatawan harus membayar harga barang beserta pajak konsumsi terlebih dahulu, kemudian mengajukan pengembalian pajak setelah dipastikan bahwa barang tersebut akan dibawa keluar dari Jepang.

Selama ini, wisatawan asing yang memenuhi persyaratan dapat membeli barang tertentu tanpa membayar pajak konsumsi langsung di toko yang menyediakan layanan tax-free. Namun, melalui sistem baru, prosesnya akan menggunakan mekanisme pengembalian dana (refund).

Setelah berbelanja, wisatawan perlu menjalani prosedur pemeriksaan bea cukai untuk memastikan barang yang dibeli benar-benar dibawa keluar dari Jepang. Setelah persyaratan tersebut terpenuhi, pengembalian pajak dapat diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Wisatawan juga perlu memperhatikan waktu pelaksanaan prosedur tersebut. Pemeriksaan bea cukai harus diselesaikan sebelum bagasi yang berisi barang terkait diserahkan untuk proses check-in penerbangan.

Di sejumlah bandara tertentu, wisatawan dapat menggunakan layanan digital melalui Visit Japan Web untuk membantu proses pengurusan. Namun, layanan ini hanya tersedia di area tertentu di bandara yang telah mendukung prosedur tersebut. Wisatawan tetap perlu mengikuti petunjuk yang berlaku di bandara keberangkatan masing-masing.

Perubahan sistem ini menimbulkan perhatian mengenai kemungkinan bertambahnya waktu yang dibutuhkan sebelum keberangkatan, terutama ketika jumlah penumpang sedang tinggi.

Seorang pemandu wisata bahkan menyarankan wisatawan untuk mempertimbangkan datang ke bandara sekitar lima hingga enam jam sebelum jadwal penerbangan. Meski demikian, waktu tersebut merupakan saran pribadi, bukan ketentuan resmi pemerintah Jepang yang mewajibkan seluruh wisatawan datang sedini itu.

Durasi proses juga dapat berbeda-beda, bergantung pada kondisi bandara dan apakah barang yang dibeli perlu menjalani pemeriksaan fisik oleh petugas bea cukai. Karena itu, wisatawan sebaiknya memeriksa panduan resmi bandara serta menyediakan waktu tambahan sebelum keberangkatan.

Dengan diberlakukannya sistem baru ini, wisatawan yang berencana berbelanja di Jepang perlu memahami prosedur pengembalian pajak sejak awal agar proses di bandara berjalan lebih lancar.

Wisatawan disarankan untuk memeriksa informasi terbaru dari otoritas bea cukai Jepang dan bandara keberangkatan sebelum melakukan perjalanan.

Sc : travie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Alokasikan Sekitar 4 Miliar Yen dari Lotre Akhir Tahun untuk Pemulihan Kumamoto

22 October 2026 - 12:10 WIB

Menteri Pertanian Jepang Kembalikan Donasi Rp20 Juta yang Diduga Langgar Aturan Pemilu

22 October 2026 - 10:10 WIB

Ular Tak Berbisa Ditemukan di Pesawat Jepang, Penerbangan Terpaksa Dibatalkan

21 October 2026 - 18:10 WIB

ZIPAIR Buka Rute Baru Tokyo–Kuala Lumpur, Layani Penerbangan Setiap Hari

21 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Berencana Tambah Kuota 20.000 Pekerja Asing di Sektor Perawatan Lansia

21 October 2026 - 11:10 WIB

Trending on News