Menu

Dark Mode
Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun Manga Legendaris Shoujo “Red River” Dapat Adaptasi Anime, Tayang Musim Panas Tahun Ini Dead or Alive 6 Dapat Versi Baru! “Last Round” Rilis Juni, Support PS5, Xbox Series, & PC Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur Ketemu Jodoh di Dating App Makin Umum di Jepang, Tapi Kasus “Ngaku Jomblo Padahal Sudah Nikah” Ikut Meningkat Jumlah Bunuh Diri di Jepang Turun di Bawah 20 Ribu pada 2025, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

News

Jelang Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK, Pelatih Jepang Moriyasu Waspadai Gaya Permainan Skuad Garuda

badge-check


					Jelang Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK, Pelatih Jepang Moriyasu Waspadai Gaya Permainan Skuad Garuda Perbesar

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan bahwa keberadaan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia membuatnya merasa deg-degan jelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat, 15 November 2024. Menurutnya, kehadiran pemain keturunan yang bermain di liga Asia dan Eropa memberi Timnas Indonesia kekuatan baru yang belum pernah ada sebelumnya.

“Timnas Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan yang belum pernah mereka miliki sebelumnya. Banyak pemain naturalisasi mereka yang memiliki pengalaman bermain di Eropa,” kata Moriyasu, seperti dikutip dari Nikkan Sports.

Selain soal pemain naturalisasi, Moriyasu juga mewaspadai gaya permainan Timnas Indonesia yang dikenal memiliki pertahanan kokoh dan serangan cepat. Ia menilai tekanan intens dari skuad Garuda seringkali membuat lawan kesulitan menguasai bola dan menjalankan strategi.

“Indonesia adalah tim dengan pertahanan solid dan serangan cepat. Mereka juga mampu memberikan tekanan yang sangat intens, yang membuat lawan kesulitan membawa bola ke depan,” lanjutnya.

Di klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jepang masih memimpin dengan perolehan 10 poin. Sementara itu, Timnas Indonesia berada di peringkat kelima dengan 3 poin, hasil dari tiga kali imbang dan satu kekalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Bunuh Diri di Jepang Turun di Bawah 20 Ribu pada 2025, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

18 February 2026 - 15:10 WIB

Ketemu Jodoh di Dating App Makin Umum di Jepang, Tapi Kasus “Ngaku Jomblo Padahal Sudah Nikah” Ikut Meningkat

18 February 2026 - 15:10 WIB

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News