Menu

Dark Mode
Trailer Film Live-Action “Street Fighter” Rilis, Jason Momoa Jadi Blanka! Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

News

Pemerintah Jepang Siap Naikkan Gaji Pekerja Perawat untuk Atasi Krisis Kekurangan Tenaga Kerja

badge-check


					Pemerintah Jepang Siap Naikkan Gaji Pekerja Perawat untuk Atasi Krisis Kekurangan Tenaga Kerja Perbesar

Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, Takamaro Fukuoka, mengungkapkan bahwa pemerintah akan membantu menaikkan gaji pekerja perawatan guna mengatasi kekurangan tenaga kerja yang serius di sektor tersebut.

Dalam wawancara terbaru, Fukuoka mengatakan bahwa kekurangan staf di fasilitas perawat merupakan masalah yang “sangat serius.” Ia juga menyoroti rendahnya tingkat kenaikan gaji di sektor tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk memasukkan langkah-langkah bantuan dalam paket ekonomi mendatang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kenaikan upah yang memungkinkan fasilitas perawatan memperoleh tenaga kerja yang cukup dan memberikan layanan secara stabil.

Terkait reformasi sistem pensiun, Fukuoka menyebutkan bahwa subkelompok Dewan Keamanan Sosial sedang mendiskusikan perluasan cakupan pekerja yang memenuhi syarat untuk sistem pensiun karyawan kosei nenkin serta isu-isu lainnya. Pemerintah berencana untuk melanjutkan diskusi ini secara hati-hati dengan berkonsultasi bersama Partai Demokrat Liberal dan mitra koalisinya, Komeito, agar dapat mencapai kesimpulan pada akhir tahun.

“Meningkatkan level pensiun dasar adalah poin penting,” tegas Fukuoka.

Untuk mengatasi kekurangan dokter di daerah pedesaan, ia mengatakan bahwa kementeriannya akan merumuskan “langkah-langkah efektif berdasarkan kondisi lokal” pada bulan depan.

Selain itu, Fukuoka menekankan pentingnya menciptakan sistem bantuan berbasis komunitas untuk mendukung orang tua yang tidak memiliki kerabat. Kementerian juga sedang menyusun pedoman bagi perusahaan yang menawarkan dukungan seumur hidup kepada lansia yang hidup sendiri, sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan bisnis tersebut secara sehat.

Sc : japantimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News