Menu

Dark Mode
Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026

News

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

badge-check


					Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Perbesar

Kasus hilangnya bocah 11 tahun di Prefektur Kyoto Prefecture memasuki babak baru yang mengejutkan. Polisi mengungkap bahwa pria yang sebelumnya ditangkap karena membuang jasad anak tersebut kini mengakui telah membunuh korban.

Tersangka, Yuki Adachi (37), yang merupakan ayah tiri korban, diduga menyembunyikan dan membuang jasad anak itu di wilayah Nantan antara pagi 23 Maret hingga Senin lalu.

Kasus ini bermula saat sang anak dilaporkan hilang pada 23 Maret. Saat itu, tersangka mengaku telah mengantar korban ke dekat sekolah dasar Sonobe Elementary School. Namun, penyelidikan kemudian menemukan banyak kejanggalan.

Sumber penyelidikan menyebutkan bahwa tersangka telah mengakui perbuatannya. Meski begitu, hingga kini penyebab pasti kematian korban yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret masih belum diketahui, karena tidak ditemukan luka luar yang mencolok pada tubuh korban saat ditemukan di area pedesaan.

Dalam konferensi pers, polisi menyatakan bahwa korban masih hidup pada pagi hari saat dilaporkan hilang. Mereka juga menyebut tidak ada laporan sebelumnya terkait kekerasan atau penganiayaan terhadap korban.

Identitas tersangka berhasil dikonfirmasi melalui berbagai bukti, termasuk rekaman kamera pengawas. Polisi meyakini bahwa pelaku bertindak seorang diri.

Selama pencarian, sejumlah barang milik korban ditemukan terpisah di beberapa lokasi. Tas sekolah ditemukan oleh kerabat di area hutan sekitar 3 kilometer dari sekolah pada 29 Maret. Sementara itu, sepatu hitam yang diduga milik korban ditemukan pada 12 April di area antara sekolah dan rumahnya.

Polisi saat ini masih terus menyelidiki motif serta kronologi lengkap kejadian tragis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News