Menu

Dark Mode
Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi

News

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

badge-check


					Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Perbesar

Kasus hilangnya bocah 11 tahun di Prefektur Kyoto Prefecture memasuki babak baru yang mengejutkan. Polisi mengungkap bahwa pria yang sebelumnya ditangkap karena membuang jasad anak tersebut kini mengakui telah membunuh korban.

Tersangka, Yuki Adachi (37), yang merupakan ayah tiri korban, diduga menyembunyikan dan membuang jasad anak itu di wilayah Nantan antara pagi 23 Maret hingga Senin lalu.

Kasus ini bermula saat sang anak dilaporkan hilang pada 23 Maret. Saat itu, tersangka mengaku telah mengantar korban ke dekat sekolah dasar Sonobe Elementary School. Namun, penyelidikan kemudian menemukan banyak kejanggalan.

Sumber penyelidikan menyebutkan bahwa tersangka telah mengakui perbuatannya. Meski begitu, hingga kini penyebab pasti kematian korban yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret masih belum diketahui, karena tidak ditemukan luka luar yang mencolok pada tubuh korban saat ditemukan di area pedesaan.

Dalam konferensi pers, polisi menyatakan bahwa korban masih hidup pada pagi hari saat dilaporkan hilang. Mereka juga menyebut tidak ada laporan sebelumnya terkait kekerasan atau penganiayaan terhadap korban.

Identitas tersangka berhasil dikonfirmasi melalui berbagai bukti, termasuk rekaman kamera pengawas. Polisi meyakini bahwa pelaku bertindak seorang diri.

Selama pencarian, sejumlah barang milik korban ditemukan terpisah di beberapa lokasi. Tas sekolah ditemukan oleh kerabat di area hutan sekitar 3 kilometer dari sekolah pada 29 Maret. Sementara itu, sepatu hitam yang diduga milik korban ditemukan pada 12 April di area antara sekolah dan rumahnya.

Polisi saat ini masih terus menyelidiki motif serta kronologi lengkap kejadian tragis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News