Menu

Dark Mode
Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2

News

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

badge-check


					Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Perbesar

Kasus hilangnya bocah 11 tahun di Prefektur Kyoto Prefecture memasuki babak baru yang mengejutkan. Polisi mengungkap bahwa pria yang sebelumnya ditangkap karena membuang jasad anak tersebut kini mengakui telah membunuh korban.

Tersangka, Yuki Adachi (37), yang merupakan ayah tiri korban, diduga menyembunyikan dan membuang jasad anak itu di wilayah Nantan antara pagi 23 Maret hingga Senin lalu.

Kasus ini bermula saat sang anak dilaporkan hilang pada 23 Maret. Saat itu, tersangka mengaku telah mengantar korban ke dekat sekolah dasar Sonobe Elementary School. Namun, penyelidikan kemudian menemukan banyak kejanggalan.

Sumber penyelidikan menyebutkan bahwa tersangka telah mengakui perbuatannya. Meski begitu, hingga kini penyebab pasti kematian korban yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret masih belum diketahui, karena tidak ditemukan luka luar yang mencolok pada tubuh korban saat ditemukan di area pedesaan.

Dalam konferensi pers, polisi menyatakan bahwa korban masih hidup pada pagi hari saat dilaporkan hilang. Mereka juga menyebut tidak ada laporan sebelumnya terkait kekerasan atau penganiayaan terhadap korban.

Identitas tersangka berhasil dikonfirmasi melalui berbagai bukti, termasuk rekaman kamera pengawas. Polisi meyakini bahwa pelaku bertindak seorang diri.

Selama pencarian, sejumlah barang milik korban ditemukan terpisah di beberapa lokasi. Tas sekolah ditemukan oleh kerabat di area hutan sekitar 3 kilometer dari sekolah pada 29 Maret. Sementara itu, sepatu hitam yang diduga milik korban ditemukan pada 12 April di area antara sekolah dan rumahnya.

Polisi saat ini masih terus menyelidiki motif serta kronologi lengkap kejadian tragis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News