Menu

Dark Mode
Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime Anime Suikoden Ungkap Trailer Baru, Lagu Opening, dan Tambah Pemeran Jelang Tayang Oktober Film Anime Baru Sword Art Online Berjudul Integral Domain Resmi Diumumkan, Tayang pada 2028 China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

News

Lebih dari 3.000 Karyawan Toshiba Ajukan Pensiun Dini di Tengah Upaya Restrukturisasi

badge-check


					Lebih dari 3.000 Karyawan Toshiba Ajukan Pensiun Dini di Tengah Upaya Restrukturisasi Perbesar

Lebih dari 3.000 karyawan grup perusahaan Toshiba di Jepang telah mengajukan program pensiun dini sebagai bagian dari rencana restrukturisasi perusahaan, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut pada Jumat. Jumlah ini setara dengan sekitar 5 persen dari total tenaga kerja domestik grup Toshiba.

Langkah ini dilakukan setelah Toshiba memutuskan untuk menjadi perusahaan privat tahun lalu melalui pembelian senilai 2 triliun yen (sekitar Rp 276 triliun) oleh konsorsium yang dipimpin oleh Japan Industrial Partners Inc.

Pada Mei, Toshiba mengumumkan akan memangkas hingga 6 persen dari tenaga kerjanya di Jepang, atau sekitar 4.000 karyawan, dengan menawarkan paket pensiun dini.

Karyawan yang mengajukan program ini dijadwalkan akan meninggalkan perusahaan pada akhir November. Mereka akan menerima uang pensiun dan bantuan mencari pekerjaan baru.

Sebagai tambahan, ratusan karyawan akan dipindahkan ke sektor-sektor pertumbuhan, seperti bisnis infrastruktur, untuk mengoptimalkan sumber daya manusia. Kantor pusat Toshiba di Tokyo juga akan digabungkan ke lokasi lain di Kawasaki, dekat ibu kota Jepang.

Toshiba, yang memiliki lebih dari 65.000 karyawan di grup perusahaannya di Jepang pada akhir September, diperkirakan akan mencatat kerugian terkait restrukturisasi ini pada tahun fiskal yang berakhir Maret.

Toshiba telah menghadapi berbagai masalah sejak 2010-an, mulai dari skandal akuntansi hingga kerugian besar pada unit nuklirnya di Amerika Serikat. Perusahaan ini menghapuskan pencatatan sahamnya pada Desember lalu untuk menghindari intervensi lebih lanjut dari para pemegang saham aktivis.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime

7 July 2026 - 16:10 WIB

China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik

7 July 2026 - 11:10 WIB

WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri

7 July 2026 - 10:10 WIB

Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

7 July 2026 - 08:22 WIB

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News