Menu

Dark Mode
Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang Warga Lokal Demo Terkait Tolak Rencana Pembangunan Masjid di Fujisawa Prefektur Kanagawa Jepang Jepang Siapkan Aturan Baru, Kripto Akan Dianggap sebagai Produk Keuangan Jepang Targetkan Industri Anime Tembus Rp6000 Triliun di Pasar Global pada 2033 Mayoritas Pelajar Jepang Sudah Gunakan AI, Terutama untuk Belajar dan Mencari Informasi

News

Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA

badge-check


					Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA Perbesar

Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah meminta penyelenggara Jepang untuk Asian Games 2026 agar membuat perbaikan signifikan dalam persiapan mereka, menurut sumber yang mengetahui masalah ini pada hari Senin.

Prefektur Aichi dan Nagoya, ibu kotanya, dijadwalkan menjadi tuan rumah Asian Games yang akan digelar dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, OCA menyatakan bahwa panitia penyelenggara tidak mematuhi kontrak kota tuan rumah.

OCA menuntut perbaikan di lebih dari 10 area, termasuk akomodasi dan transportasi bagi atlet serta staf tim, ungkap sumber tersebut.

Frustrasi dengan pengelolaan situasi oleh panitia, OCA sempat mengindikasikan kemungkinan pencabutan hak tuan rumah dan bahkan dalam pembicaraan internal menyebutkan calon pengganti untuk Jepang sebagai tuan rumah, menurut sumber.

Acara ini membutuhkan akomodasi bagi maksimum 15.000 atlet, termasuk mereka yang bertanding di Tokyo dan area lain di Jepang. Namun, panitia membatalkan pembangunan perkampungan atlet berskala besar di Aichi sebagai bagian dari langkah penghematan biaya.

Sebagai gantinya, OCA meminta panitia meninjau kembali rencana akomodasi mereka dan memastikan setidaknya 7.000 atlet dapat ditempatkan di satu lokasi. Rencana saat ini melibatkan sekitar 4.000 atlet tinggal di kapal pesiar dan 2.000 lainnya di rumah kontainer yang akan dibangun di sepanjang pantai.

Biaya total penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games diperkirakan bisa melonjak hingga lebih dari 200 miliar yen (sekitar Rp20 triliun) dari estimasi awal sebesar 100 miliar yen.

“Selain rencana akomodasi, ada banyak hal lain yang tidak disukai oleh OCA,” kata salah satu pejabat panitia.

OCA, panitia penyelenggara, dan Komite Olimpiade Jepang telah menandatangani memorandum yang tidak biasa, bertanggal Jumat lalu, yang menyatakan bahwa penyelenggara akan mematuhi kontrak kota tuan rumah.

Memorandum tersebut mencakup klausul yang menyebutkan bahwa penyelenggara dapat dikenakan penalti jika mereka tidak memenuhi kewajiban mereka.

Sc : Kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perusahaan Raksasa Jepang Bersatu Kembangkan AI Besar untuk Saingi AS dan China

14 April 2026 - 14:10 WIB

Tren Side Job di Jepang Meningkat, Tak Lagi Sekadar Cari Tambahan Uang

14 April 2026 - 10:10 WIB

Warga Lokal Demo Terkait Tolak Rencana Pembangunan Masjid di Fujisawa Prefektur Kanagawa Jepang

14 April 2026 - 06:50 WIB

Jepang Siapkan Aturan Baru, Kripto Akan Dianggap sebagai Produk Keuangan

13 April 2026 - 17:10 WIB

Mayoritas Pelajar Jepang Sudah Gunakan AI, Terutama untuk Belajar dan Mencari Informasi

13 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News