Menu

Dark Mode
Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun Semua Kapal Tanker Minyak Terkait Jepang Berhasil Keluar dari Selat Hormuz Empat Orang Ditusuk di Toko Tsutaya Prefektur Oita, Satu Korban Luka Serius Bos SoftBank Prediksi 1 Miliar Robot Humanoid Berbasis AI Akan Hadir pada 2040 Pilot ANA Dijatuhi Hukuman Penjara karena Meraba Pramugari Junior Pria di Jepang Diduga Hendak Lakukan Penusukan Acak di Tokyo Berhasil Diamankan Polisi

Teknologi

Honda dan Nissan Pertimbangkan Merger untuk Hadapi Persaingan Global di Pasar EV

badge-check


					Honda dan Nissan Pertimbangkan Merger untuk Hadapi Persaingan Global di Pasar EV Perbesar

Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co., dua produsen otomotif terbesar kedua dan ketiga di Jepang, sedang mengatur pembicaraan terkait kemungkinan merger, menurut sumber yang mengetahui hal ini pada hari Rabu. Langkah ini dilakukan di tengah persaingan global yang semakin ketat di sektor kendaraan listrik (EV) dan teknologi lainnya, termasuk dari produsen seperti Tesla Inc. dari Amerika Serikat dan perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.

Kedua perusahaan mempertimbangkan pembentukan perusahaan induk sebagai bagian dari upaya membangun aliansi otomotif global untuk menghadapi dominasi produsen EV internasional. Pada bulan Maret, Honda dan Nissan sepakat memulai studi kelayakan untuk kemitraan strategis di bidang produksi EV dan teknologi perangkat lunak guna menekan biaya serta meningkatkan daya saing. Mitsubishi Motors Corp. kemudian bergabung dalam pembicaraan ini pada bulan Agustus.

Pada konferensi pers bulan Agustus, Presiden Honda, Toshihiro Mibe, menyatakan bahwa pembicaraan tersebut belum mencakup kerja sama dalam bentuk ikatan modal. Namun, ia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan itu di masa depan.

Sementara itu, Honda bulan lalu menurunkan proyeksi laba bersih untuk tahun fiskal hingga Maret menjadi 950 miliar yen ($6,2 miliar), yang mencerminkan penurunan 14,2 persen dari tahun sebelumnya akibat penjualan kendaraan yang lebih lemah dari perkiraan di pasar Tiongkok.

Nissan, di sisi lain, mengumumkan rencana untuk memangkas 9.000 pekerjaan dan mengurangi kapasitas produksi global hingga 20 persen, seiring dengan tantangan bisnis yang terus berlanjut di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi