Menu

Dark Mode
Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025 Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030 Drama “Tengu no Daidokoro” Dapat Season 3, Hadir dengan Cerita Original Peserta Membludak, Pendaftaran JLPT di Jepang N3 dan N4 Ditutup Lebih Cepat

Teknologi

Honda dan Nissan Pertimbangkan Merger untuk Hadapi Persaingan Global di Pasar EV

badge-check


					Honda dan Nissan Pertimbangkan Merger untuk Hadapi Persaingan Global di Pasar EV Perbesar

Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co., dua produsen otomotif terbesar kedua dan ketiga di Jepang, sedang mengatur pembicaraan terkait kemungkinan merger, menurut sumber yang mengetahui hal ini pada hari Rabu. Langkah ini dilakukan di tengah persaingan global yang semakin ketat di sektor kendaraan listrik (EV) dan teknologi lainnya, termasuk dari produsen seperti Tesla Inc. dari Amerika Serikat dan perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.

Kedua perusahaan mempertimbangkan pembentukan perusahaan induk sebagai bagian dari upaya membangun aliansi otomotif global untuk menghadapi dominasi produsen EV internasional. Pada bulan Maret, Honda dan Nissan sepakat memulai studi kelayakan untuk kemitraan strategis di bidang produksi EV dan teknologi perangkat lunak guna menekan biaya serta meningkatkan daya saing. Mitsubishi Motors Corp. kemudian bergabung dalam pembicaraan ini pada bulan Agustus.

Pada konferensi pers bulan Agustus, Presiden Honda, Toshihiro Mibe, menyatakan bahwa pembicaraan tersebut belum mencakup kerja sama dalam bentuk ikatan modal. Namun, ia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan itu di masa depan.

Sementara itu, Honda bulan lalu menurunkan proyeksi laba bersih untuk tahun fiskal hingga Maret menjadi 950 miliar yen ($6,2 miliar), yang mencerminkan penurunan 14,2 persen dari tahun sebelumnya akibat penjualan kendaraan yang lebih lemah dari perkiraan di pasar Tiongkok.

Nissan, di sisi lain, mengumumkan rencana untuk memangkas 9.000 pekerjaan dan mengurangi kapasitas produksi global hingga 20 persen, seiring dengan tantangan bisnis yang terus berlanjut di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS

30 March 2026 - 10:10 WIB

Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang

25 March 2026 - 16:10 WIB

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Trending on Teknologi