Menu

Dark Mode
Belum Lama Tamat, Anime Wistoria: Wand and Sword Langsung Dapat Lampu Hijau untuk Season 3 Anime Kill Blue Resmi Berlanjut ke Season 2 Usai Episode Terakhir Tayang Gempa Magnitudo 6,1 Kembali Guncang Jepang Timur Laut, Otoritas Waspadai Gempa Susulan Pasangan WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Jalankan Layanan Kirim Uang Ilegal dengan Nilai Transaksi 1 Miliar Yen Jelang Lawan Brasil, Yuto Nagatomo: Jepang Bukan Tim yang Layak Tersingkir di 32 Besar Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis

Teknologi

Petani Jepang Manfaatkan Teknologi AI untuk Menghadapi Perubahan Iklim

badge-check


					Petani Jepang Manfaatkan Teknologi AI untuk Menghadapi Perubahan Iklim Perbesar

Petani di Aichi, Jepang, Hiroaki Asakura, belajar bertani dari ayahnya. Namun, perubahan iklim membuat pengalaman tersebut tidak cukup. Perusahaan Jepang mulai menyediakan solusi diagnosis hama pertanian berbasis AI melalui aplikasi smartphone untuk membantu petani meningkatkan hasil panen dan mengurangi penggunaan pestisida.

Perusahaan seperti Mirai Vegetable Garden dan Nihon Nohyaku Co. mengembangkan aplikasi AI untuk mengidentifikasi penyakit tanaman dan merekomendasikan pengendalian pestisida. Aplikasi ini menggunakan data besar dan pembelajaran mesin untuk memprediksi waktunya penggunaan pestisida.

Asakura, 50, menggunakan aplikasi Mirai untuk memantau kebun brokoli miliknya di Toyohashi. Aplikasi tersebut memprediksi kemungkinan penyakit black rot meningkat jika tidak ditangani. Ia memutuskan untuk menyemprotkan pestisida lebih awal dan berhasil mencegah penyakit.

Aplikasi Mirai mendukung 10 jenis tanaman dan memungkinkan petani berbagi informasi tentang serangan hama. Perusahaan pertanian lokal seperti JA Toyohashi dan JA Zen-Noh Gunma telah mengujicobakan aplikasi ini.

Presiden Mirai Vegetable Garden, Tomofumi Hatakeyama, menyatakan bahwa AI dapat membantu petani menghadapi perubahan iklim. Contohnya, penyakit yang biasanya terjadi di daerah hangat muncul di daerah yang lebih dingin.

Aplikasi AI lainnya dari Nihon Nohyaku dan NTT Data CCS dapat mengidentifikasi lebih dari 1.100 jenis hama dan gulma pada 25 jenis tanaman. Aplikasi ini telah diunduh sekitar 190.000 kali.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Koji Mukai Kembali ke Film Mr. Osomatsu, Kini Jadi “Mantan Osomatsu”

13 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi